Tokoh

Om Liem Pengusaha yang Sederhana

Presiden Direktur Bank Central Asia (BCA) Jahja Setiaatmadja, menilai sosok almarhum Sudono Salim

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Presiden Direktur Bank Central Asia (BCA) Jahja Setiaatmadja, menilai sosok almarhum Sudono Salim alias Liem Sioe Liong sebagai pengusaha yang sederhana. "Beliau, figure pengusaha yang sederhana," sebut Jahja kepada Kompas.com melalui pesan teks, Senin (11/6/2012).

Jahja mengatakan, Sudono yang merupakan pendiri Central Bank Asia, atau yang kini menjadi Bank Central Asia (BCA), selalu mengharapkan agar tabungan BCA bisa memasyarakat. Om Liem, begitu Sudono disapa, juga membuka dan mengembangkan bisnis baru demi menciptakan lapangan pekerjaan.

"Sejak dahulu mengharapkan agar tabungan tahapan BCA bisa memasyarakat, disamping usahanya membuka bisnis baru untuk menciptakan lapangan pekerjaan," ucap Jahja.

Pengusaha Sudono Salim alias Liem Sioe Liong meninggal dunia dalam usia 95 tahun di Singapura, Minggu (10/6/2012), pukul 15.50 waktu setempat. Pendiri Salim group tersebut adalah salah satu pengusaha terkemuka di Tanah Air yang pernah masuk dalam daftar orang terkaya.

Sudono Salim dikenal di zaman orde baru. Sudono Salim lahir di China, 16 Juli 1916. Ia menikahi Lie Las Nio (Lilani) dan memiliki empat orang anak masing-masing Albert, Andre Halim, Anthony Salim, dan Mira.

Sejumlah usaha berhasil dirintisnya. Ia merupakan pendiri dan pemilik Central Bank Asia pada tahun 1957 yang kemudian menjadi Bank Central Asia (BCA) pada tahun 1960. Ia juga mendirikan pendiri dan pemilik Grup Salim, PT Bogasari Flour Mill, PT Mega, Bank Windu Kencana, PT Hanurata, PT Indocement, dan PT Waringin Kencana.
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved