Tokoh

Jemmy Asiku Banyak Belajar dari Sosok Om Liem

Sosok Sudono Salim alias Liem Sioe Liong yang wafat dalam usia 96 tahun di Singapura, sekitar pukul 16.00

Laporan Wartawan Tribun Manado Kevrent Sumurung

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO- Sosok Sudono Salim alias Liem Sioe Liong yang wafat dalam usia 96 tahun di Singapura, sekitar pukul 16.00 waktu setempat, memberikan pelajaran berharga bagi setiap pengusaha Indonesia. Contohnya saja Jemmy Asiku yang merupakan pengusaha muda asal Manado.
 
Banyak filosofinya yang diterapkan oleh Presiden Direktur itCenter Manado itu. "Jangan pernah kata orang lain. Coba lakukan sendiri dan penuh kerja keras dan itu pasti berhasil. Filosofi Om Liem ini yang saya terapkan," kata Jemmy Asiku ketika dihubungi Tribun Manado, Minggu (10/6).

Memang, Jemmy Asiku tidak pernah bertemu dengan Om Liem. Namun, dirinya mengaku pernah bertemu dengan anaknya yang bernama Anthon Salim ketika menghadiri acara HUT Bank Central Asia (BCA) di Jakarta beberapa tahun yang lalu.

Kata dia, sosok Anthon Salim sama persis dengan almarhum. Sosok Om Liem, menurut Jemmy, adalah pengusaha yang sukses dan berpenampilan low profile serta tampil sederhana, apa adanya. Om Liem sukses dengan membangun BCA, Indofood dan beberapa perusahaan besar lainnya.

Pada zaman orde baru, Om Liem dikenal sangat dekat dengan pemerintahan Soeharto. "Banyak kontribusinya yang disumbangkan untuk pemerintah. Makanya almarhum beberapa kali mendapatkan penghargaan," terangnya.

Dengan tutup usianya Om Liem, Jemmy Asiku berharap agar jejaknya tersebut dapat menjadikan aspirasi bagi semua pengusaha Indonesia. "Walaupun almarhum dikenal dekat dengan Orde Baru, tapi dia (Om Liem) telah berbuat untuk Indonesia. Inilah yang harus ditiru oleh semua pengusaha asal Indonesia," tandasnya. (kev)

Editor: Andrew_Pattymahu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved