Breaking News:

Rumah Sakit Siloam Manado

Operasi Replantasi Ditentukan Tindakan Pertama

Masyarakat masih banyak yang belum mengetahui penanganan ketika ada bagian tubuh putus

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO- Keberhasilan operasi
replantasi sangat ditentukan tindakan pertama menangani bagian tubuh yang terputus, oleh karena itu tindakan yang dilakukan yang harus benar, sehingga bagian tubuh dapat tersambung kembali.

Demikian dikatakan Dr Mendy H Oley SpBP-RE kepada Tribun Manado saat ditemui si Rumah Sakit Siloam Manado, Sabtu (2/6/2012). "Masyarakat masih banyak yang belum mengetahui penanganan ketika ada bagian tubuh putus, padahal hal tersebut sangat menentukan ketika diambil tindakan medis," ujarnya.

Mendy menambahkan cara penanganan jika ada kasus terputusnya seperti jari tangan, bagian tangan, kaki maupun anggota tubuh lain adalah segera dibersihkan dengan air mengalir, setelah itu dikeringkan dengan menggunakan tisu, selanjutnya bungkus menggunakan kantong plastik yang tidak bocor, lalu simpan di dalam tempat yang telah diisi oleh es batu, sedangkan lukanya segera dibungkus dengan perban, kemudian segera dibawa ke rumah sakit.

Seringkali penyimpanan bagian tubuh tersebut langsung saja dimasukan ke tempat yang terdapat es batunya, tanpa dibungkus. Hal itu justru akan membuat rusak jaringan. Sedangkan waktu untuk bagian tubuh disambung kembali adalah maksimal enam, jika lebih kemungkinannya akan tipis.

Sedangkan pada kasus Christian Sumual, operasi replantasi berhasil dengan baik, setelah tangan kirinya putus segera membawa ke rumah sakit, untuk kemudian dilakukan penanganan medis.

Saat melakukan tindakan operasi, dilakukan oleh tim untuk menanganinya. Penanganan pertama adalah menstabilkan otot, kemudian pembuluh darah, setelah itu otot-otot. "Banyak kasus biasanya putusnya di jari tangan, namun untuk Christian Sumual putusnya di atas pergelangan," ungkapnya.

Sedangkan waktu prnentuan berhasil atau tidaknya replantasi selesai operasi sampai tiga hari sesudahnya, jika bagian tubuh dingin dan menghitam maka operasi tersebut gagal. Namun jika hangat suhunya, dipastikan berhasil.

Semangat pasien juga ikut menunjang kesembuhannya, jika semangatnya turun, maka juga akan berpengaruh kepada kesembuhannya.

Keberhasilan melakukan operasi replantasi di Rumah Sakit Siloam Manado merupakan kebanggan tersendiri, karena menurutnya di group Siloam ini yang pertama.

Saat ini bagi masyarakat ada yang menderita bibir sumbing, sebaiknya segera ke Rumah Sakit Siloam Manado, karena ada ada operasi gratis bibir sumbing. "Itu merupakan program CSR Rumah Sakit Siloam," katanya. (erv/art)

Penulis:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved