PNS
TTP PNS Terlambat Pasti Dipotong
Bupati Nunukan Basri memastikan, pegawai negeri sipil (PNS) yang terjaring razia
TRIBUNMANADO.CO.ID, NUNUKAN - Bupati Nunukan Basri memastikan, pegawai negeri sipil (PNS) yang terjaring razia beberapa hari terakhir, karena terlambat masuk kantor akan diberikan sanksi pemotongan tunjangan tambahan penghasilan (TTP). "Ini sudah berlaku. Mereka yang terjaring kemarin pasti dipotong tunjangannya," kata Basri, Kamis (31/5/2012).
Basri mengatakan, hari ini dilakukan pembahasan terkait rencana pemotongan tunjangan dimaksud. "Kemarin TTP naik, makanya konsekuensinya pemotongan TTP untuk yang masih terlambat. Sekarang aturannya sudah berlaku," ujarnya.
Basri mengatakan, PNS harusnya bisa mencontoh kedisplinan yang diterapkan kepada buruh pabrik. Buruh di pabrik tidak pernah datang terlambat. "Kalau terlambat tidak bisa masuk, gaji dipotong," ujarnya.
Bupati yang hari ini tepat setahun menjabat meengatakan, ia telah menginstruksikan Kepala Badan Polisi Pemong Praja dan Linmas Nunukan Syafruddin untuk melakukan razia terhadap pegawai yang terlambat.
Instruksi itu sebagai bentuk kekecewaan Bupati terhadap kedisplinan pegawai di daerah ini. "Masak saya Bupati, masuk ke kantor pukul 07.30 tidak ada orang. Saya Bupati yang buka pintu," ujarnya.