Perkebunan
BI Berikan Pelatihan Kepada Kelompok Tani Strawberry
ingin berpartisipasi mengembangkan produk stroberi organik dengan pilot project dengan kelompok tani
Menurut Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulawesi Utara, Suhaedi, dalam pertemuanya dengan kedua kelompok tani tersebut, Kamis (31/5), mengatakan ingin berpartisipasi mengembangkan produk stroberi organik dengan pilot project dengan kelompok tani. Kini dan bisa dikembankan dengan Agape.
"Intinya bagaimana bisa membuat budidaya stroberi organik sehingga hasilnya lebih baik dan lebih sehat, higienis yang ujung-ujungnya bisa dipasarkan dengan harga baik.Kita ingin meningkatkan kualitas buah stroberi yang dihasilkan sehingga dapat menjangkau pasar yang lebih luas, karena itu sisi kualitas menjadi salah satu perhatian dengan adanya sertifikasi," kata Suhaedi.
Ia menambahkan, bagaimana agar budidaya, menanaman, merawat dan memasarkan dari tanaman strawberry ini selalu menjadi hal utama yang harus diperhatikan. Karena dengan demikian, setelah berhasil mengemasnya dan berhasil mendapat sertifikasi tentu bisa masuk kedalam swalayan bahkan mall.
"Pagi ini mencoba mendiskusikan, bagaimana memasarkannya, mengemasnya, mengepak, dan sertifikasi sehingga layak dipasarkan baik di masyarakat, swalayan hingga mall. Dan ini peranan dari toko masyarakat untuk dapat melakukan pendampingan kepada petani," ujarnya.
Suhaedi mengatakan, tanaman strawberi tersebut harus dapat dipastikan, aman dikonsumsi, tidak mengandung bahan kimia berbahaya serta tahan lama, karena itu ingin melatih petani supaya mampu menghasilkan stroberi berkualitas terbaik. Menurutnya, keberhasil tidaknya pengembangan tanaman stroberi Rurukan ini, bergantung dari petani yang menjadi kelompok tani itu sendiri.
"BI hanya memfasilitasi, kelanjutannya tergantung petani itu sendiri, kalau petani mampu mengembangkannya mulai dari budidaya hingga pemasaran, maka yang untung bukan haya petani itu sendiri tetapi juga masyarakat sekitarnya," ucap Suhaedi.
Dalam kunjungan ke Rurukan, Tomohon, BI juga mengikutsertakan Dirut Bank Sulut, James Salibana, Direktur Pemasaran Novie Kaligis, dan Wapimwil BRI Manado, Bambang Krisminarno.
Dengan pembindaan berhasil,bukan hanya petani dapat peeroleh keuntungan, tetapi masyarakat sekitarnya tetarik menanam stroberi, apalagi harganya sangat baik. Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Gema Agape, Albert Pailah, mengatakan, berterima kasih kepada BI yang mau memfasilitasi pengembangan tanaman stroberi di Rurukan Tomohon ini sehingga sudah mampu berkembang dan berproduksi cukup tinggi saat ini (def/ant)