Rohani Katolik
Lokakarya Multipihak PSE Keuskupan Manado
Keselamatan warga dari bencana alam menjadi perhatian penting Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi.
TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Keselamatan warga dari bencana alam menjadi perhatian penting Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi Keuskupan Manado yang menjadi penyelenggara lokakarya multipihak, Selasa (29/5/2012) di Desa Watuliney Kecamatan Belang
"Selain lokakarya kami juga melakukan pelantikan Tim Siaga Bencana Desa (SIBAD) Desa Belang dan Watuliney Tengah," ujar Billy Tekol dari Komisi PSE Keuskupan Manado.
Dengan tema ayo siaga bencana selamatkan jiwa dan masa depan, tujuan utama dari Lokakarya ini adalah untuk memastikan persiapan pendahuluan yang tepat dan sesuai dibuat untuk merespon kebutuhan masyarakat yang terkena dampak bencana.
"Proses ini juga bertujuan untuk meningkatkan koordinasi serta persiapan pihak-pihak di Kabupaten Minahasa Tenggara dalam pemberian emergency response atau darurat bencana yang efektif jika bencana besar terjadi," tambahnya.
Rencana tanggap darurat juga termasuk dalam lingkup Kesiapsiagaan Emergency dan Rencana Kontigensi (tindak lanjut) dalam kerangka kerja yang lebih luas seperti meningkatkan pengetahuan dan pemahaman anggota Tim Siaga Bencana Desa (SIBAD) Belang dan Watuliney Tengah di kecamatan Belang.
"Kami juga membangun pemahaman dan kapasitas para pihak terkait untuk dapat berperan dalam penanganan bencana maupun upaya pengurangan resiko bencana," urai Bitel sapaan akrabnya.
Kerangka kerja terakhir adalah mendapatkan masukan dari perwakilan mengenai konsep penanganan bencana di kabupaten Minahasa Tenggara ke depan. Selain itu terjalinnya jejaring kerja yang efektif dalam Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat antara Pemerintah, swasta/LSM dan masyarakat
"Kami berterimakasih untuk para narasumber yaitu Kepala BPBD Mitra Welly Munaiseche, Kadisnakertransos Mitra Jimmy Sandag dan pengurus PMID Sulut Percy Lontoh," tukasnya.(*)