Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Citizen Journalism

Presiden Obama: Dari Rio sampai Jakarta...

Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama menilai pemerintahannya berhasil meletakkan dasar dan arah baru kepemimpinan AS

Penulis: Andrew_Pattymahu |
Citizen Journalism oleh: Johannes pontoh dari Amerika Serikat

TRIBUNMANADO.CO.ID, AS-Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama menilai pemerintahannya berhasil meletakkan dasar dan arah baru kepemimpinan AS sebagai pemimpin dunia. Sebuah pembaharuan yang menghantar AS kembali pada posisi lebih disegani, serta dihormati seluruh dunia. Menurut Obama perubahan kebijakan luar negeri seperti mengakhiri perang Irak, menarik pasukan militernya di Afganistan, perang mengalahkan al-Qaeda, mempererat hubungan negara sahabat serta membuka luas ruang dialog adalah komitmen awal pemerintahannya yang dinilai berhasil.
“Saya yakin  dunia saat ini memiliki perasaan baru tentang kita (Amerika Serikat). Saya melihatnya kemanapun saya pergi. Dari London sampai Prague, dari Tokyo sampai Seoul, dan dari Rio (Rio de Jeneiro) sampai Jakarta. Ada sebuah keyakinan baru terhadap kepemimpinan Amerika Serikat,” ujar Presiden Obama saat menghadiri acara lulusan Akademi Angkatan Udara AS di stadion Colorado Springs, Colorado baru-baru ini.
Dihadapan seribuan lulusan salah satu akademi militer elite AS, Presiden Amerika Serikat ke-44 ini menegaskan peran kepemimpinan AS sangat dibutuhkan berkaitan dengan isu-isu internasional dewasa ini. Baginya, AS satu-satunya negara yang mampu menjalankan sekaligus memimpin dunia mengatasi permasalahan dunia saat ini dan pada beberapa dekade mendatang.
“Belum ada negara yang mampu menjalankan peran pemimpin dunia menghadapi isu-isu dunia dewasa ini. Amerika Serikat satu-satunya negara yang telah membentuk institusi global abad duapuluhan menghadapi tantangan pada abad duapuluhsatu nanti,” ungkap Obama yang pernah mengenyam pendidikan dan menghabiskan masa kecilnya di Jakarta.
Soal perubahaan kebijakan luar negeri pemerintah AS, Presiden Barack Obama pernah membeberkan dalam TIME Magazine edisi 30 Januari 2012. Dalam percakapan dengan pakar internasional affairs Fareed Zakaria dari TIME Magazine Presiden Obama mengakui pemimpin sebelumnya (Presiden George H. W. Bush) mampu menjalankan fungsi kepemimpinannya disaat yang sangat sulit secara efektif.
“Setiap periode kepemimpinan memiliki keunikan tersendiri. Masing-masing memiliki tantangan yang unik. Dan saya berkomitmen untuk merubah arah kebijakan luar negeri amerika serikat. Sebut saja, mengakhiri perang Irak, menarik mundur pasukan di Afganistan, memfokuskan mengalahkan musuh utama kami al-Qaeda, memperkuat hubungan dengan negara-negara sekutu, serta membangun kembali kepemimpinan Amerika Serikat di dunia. Dan saya pikir, kami telah mampu mencapai tujuan-tujuan utama tersebut,” ungkap Presiden Barack Obama.
Dalam percakapan yang berlangsung di Oval Office Gedung Putih, Washington DC Presiden Barack Obama mengungkapkan kepemimpinan AS yang memperkenalkan tumbuhnya negara-negara maju seperti China, India serta Brazil.
“Juga kepemimpinan amerika serikatlah yang mengenalkan keterbatasan kami menyangkut sumber daya serta kapasitas kami. Dan kami telah mampu menumbuhkan kepercayaan yang jelas kepada negara-negara lain bahwa amerika serikat tetap satu-satunya negara yang sangat dibutuhkan menghadapi permasalahan-permasalahan mendasar internasional,” ungkap Presiden yang gemar bola basket, nasi goreng serta soup mie bakso. ( */Johannes Pontoh )


Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved