Tawuran
Kapolda Sulut : Tak Benar, tak Ada Korban Tembak
Itu tak benar, tak ada warga yang ditembak.
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Kapolda Sulut, Brigjen Dicky Atotoy mengatakan konflik di Picuan Minahasa Selatan yang berujung perusakan sejumlah rumah hingga tempat ibadah bisa ditangani pihak kepolisian. Ia membantah adanya korban tembak yang disinyalir berjumlah tiga orang dalam peristiwa tersebut.
"Itu tak benar, tak ada warga yang ditembak. Kami tak menggunakan senjata api, hanya peralatan anti huru hara dan gas air mata," katanya, Senin (28/5) sekitar pukul 14.30 Wita seusai paripurna LKPJ gubernur. Ia berharap kondisi kondusif saat ini bisa terus berlangsung dan saat ini pasukan gabungan yang berjumlah ratusan dari Polda Sulut, Brimob, Polres masih berada di sana.
"Direskrim Polda juga kami kirim, polisi-polisi berpangkat senior juga kita kirim untuk pengamanan, TNI juga membantu, terakhir Dandim (Dandim Minahasa) juga berada di lokasi," katanya.
Ia menambahkan ke depan pengamanan akan dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan berbagai pihak. Awalnya menurut Kapolda Sulut polisi hanya mengamankan Daftar Pencarian Orang (DPO) perusakan namun konflik justru berkembang. "Kami hanya mengamankan orang yang berbuat perusakan, tak nboleh masyarakat rumahnya dilempar, gereja juga dilempar, makanya kami amankan. Tapi syukurlah sekarang sudah aman-aman," katanya.