Tokoh
Jusuf Kalla Temui Epe di Lapas Manado
Jusuf Kalla menemui Epe, panggilan akrab Rumajar usai menjadi pembicara kunci dalam Seminar Nasional The Dancing Leader
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Keterbatasan waktu tidak menghalangi Mantan Wakil Presiden RI yang juga Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla menemui mantan Wali Kota Tomohon Jefferson Rumajar di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Manado, Senin (21/5) siang.
Jusuf Kalla menemui Epe, panggilan akrab Rumajar usai menjadi pembicara kunci dalam Seminar Nasional The Dancing Leader yang digelar jaringan radio ternama Smart FM di Hotel Sintesa Peninsula Manado.
Seperti disaksikan Tribun Manado sekitar pukul 12.30 Wita, rombongan Jusuf Kalla tiba di halaman Lapas Klas IIA Manado. Jusuf Kalla yang mengenakan kemeja batik lengan panjang berwarna coklat, masuk lewat pintu gerbang utama Lapas Manado. Epe rupanya sudah menunggu kehadiran mantan ketua umum DPP Partai Golkar tersebut.
Pertemuan berlangsung sekitar lima menit. Setelah itu Jusuf Kalla yang didampingi Ketua PWI Sulawesi Utara James Karinda langsung menuju Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado untuk kembali ke Jakarta.
Jeanny Montolalu, istri Jefferson Rumajar melukiskan pertemuan Jusuf Kalla dan suaminya ibarat pertemuan antara ayah dan anak. "Pertemuan seperti ayah dan anak. Ini merupakan kunjungan Pak Jusuf Kalla yang ketiga, dimana dua kali Jusuf Kalla menjenguk Epe saat di Rutan Cipinang Jakarta," jelas Jeanny. Menurut Jeanny, tokoh yang populer dengan sapaan JK tersebut menemui Epe, mantan Ketua DPD Partai Golkar Kota Tomohon, setelah mendengar kabar bahwa suaminya sudah pindah dari Cipinang ke Lapas Manado.
Seperti pernah diwartakan Tribun, Jefferson Rumajar kembali ke Manado pada Selasa 14 Februari 2012 setelah sekitar setahun menghuni Lapas Cipinang sebagai tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Saat itu Epe tiba di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado dengan pesawat Garuda GA 600 sekitar pukul 10.15 Wita. Saat itu Epe yang mengenakan jaket kulit berwarna coklat dan kaca mata ditemani sang istri, Jeannie Montolalu.
Ratusan simpatisan Epe menunggu di depan pintu kedatangan domestik. Yel-yel menyeruak di antara kerumunan orang. "Epe...Epe...Epe..,," seru para pendukungnya. Simpatisan Epe ini pun menyanyikan lagu rohani di terminal Bandara Sam Ratulangi Mereka menyalami Epe dan turun mengantarnya sampai di Lapas Manado di kawasan Tuminting. Di depan pintu gerbang Lapas Manado, simpatisan Epe kembali menyanyikan satu tembang lagu rohani. Dan Epe pun melempar senyum. *