Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bencana Alam

Simulasi Gunung Lokon Digelar

Simulasi kami laksanakan, agar baik masyarakat di sekitar daerah rawan bencana Gunung Lokon, maupun pihak-pihak yang terkait lainnya

Penulis: |
TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON—Selasa (22/5) hari ini, Komando Siaga Darurat yang dipimpin Kapolres Tomohon AKBP Marlien Tawas, akan melakukan simulasi penanggulangan bencana letusan Gunung Lokon dengan melibatkan sekitar 500 peserta.

“Simulasi kami laksanakan, agar baik masyarakat di sekitar daerah rawan bencana Gunung Lokon, maupun pihak-pihak yang terkait lainnya, tahu harus melakukan apa, jika eskalasi ancaman meningkat, bahkan hingga menyebabkan adanya evakuasi warga ke pengungsian,” jelas Tawas usai memimpin rapat persiapan simulasi, Senin (21/5), kemarin.

Menurutnya, ada sekitar 125 warga yang akan terlibat dalam simulasi tersebut, sementara sisanya berasal dari TNI-Polri, Tim SAR, dan instansi terkait lainnya dalam Komando Siaga Darurat. “Simulasi nanti dilaksanakan seperti keadaan sebenarnya, jadi masyarakat tak mudah panik, jika benar-benar terjadi bencana,” katanya didampingi Wakil Komandan Siaga Darurat, Kapten Kavaleri Ahmad Nurdin.

Royke Roeroe, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kota Tomohon menambahkan pemerintah telah menempatkan 5 sirine, di Kelurahan Kinilow, Kinilow I, Kakaskasen I, Tinoor I dan II, sebagai peringatan bagi warga jika ada ancaman bahaya.

Aktifitas Gunung Lokon hingga kemarin, masih terus berfluktuatif. Kegempaan  baik vulkanik maupun tremor yang mengindikasikan adanya supply energi masih terekam pada Sesmograf.”Status masih tetap siaga, jadi dilarang beraktivitas dalam radius bahaya 2,5 Km,” ujar Farid Bina, Kepala Pos Pemantau Gunung Lokon.
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved