Himpunan Peternak Indonesia
Sulut Mimpikan Daerah Penghasil Daging
Kita berharap Sulut akan menjadi daerah penghasil daging ke daerah-daerah yang lain bahkan kalau perlu sampai ke luar negeri
Penulis: |
Ketua HPI Pusat Dr Rudi Prayitno mengatakan, dengan adanya HPI di Sulawesi Utara maka legitimasi dari pemerintahan sudah diperolah. Kata dia, HPI diperlukan di Sulut karena potensi peternakan di daerah ini sangat besar.
"Kita berharap Sulut akan menjadi daerah penghasil daging ke daerah-daerah yang lain bahkan kalau perlu sampai ke luar negeri," kata Prayitno.
Dikatakannya, jika hal tersebut sampai terjadi, maka tugas dari HPI adalah memfasilitasi para peternak untuk mendapatkan pasar. Menurutnya, HPI juga bisa membantu peternak dengan memberikan rekomendasi ketika peternak ingin mengajukan kredit di bank.
"KUPS sekarang kan tidak perlu rekomendasi dari pusat, tapi sudah bisa dilakukan di daerah," ujarnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut J Panelewen yang mewakili gubernur mengatakan, sektor peternakan merupakan satu di antara sektor yang memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah. Ditambahkannya, peternakan juga sangat penting untuk pemenuhan gizi individu di daerah ini.
"Namun ironinya di daerah kita masih ada saja pasokan daging dari daerah lain," ujar Panelewen.
Ia mengatakan, diharapkan dengan adanya rapat kerja ini bisa menghasilkan berbagai macam kebijakan yang dapat mengembangkan sektor peternakan. "Sehingga kita bisa mewujudkan cita-cita pembangunan Sulut," tuturnya.
Di rapat kerja ini juga dilakukan penandatanganan MoU antara HPI dan Distanak Sulut. Menurut Ketua HPI Sulut Dr Adri Manengkey, penandatanganan MoU tersebut dimaksudkan agar distanak punya organisasi kemitraan dalam melakukan berbagai kegiatan.
"Ini tentunya akan dipotimalkan oleh HPI. Karena merupakan potensi untuk meningkatkan kesejahteraan," tutur Manengkey. (aro)