Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bantuan Sosial

Yul Senang Operasi Mata Gratis

Kegiatan temu kangen ini sangat bagus, karena biar pun mereka sukses di Jakarta

Penulis: Alpen_Martinus |
Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID,AMURANG -  Yul Tular pasien penyakit daging menumpang di bagian mata nampak semringah saat ditemui usai menjalani operasi gratis di rumah saktit Cantia Tompaso Baru, Selasa (17/5/2012).

Kegiatan operasi gratis tersebut disponsori oleh PT Sidomuncul bekerjasama dengan persatuan dokter mata Indonesia (Perdami), dan difasilitasi oleh Rukum Maesaan di Jakarta yang mengadakan Temu Kangen di Tompaso Baru.

"Kegiatan temu kangen ini sangat bagus, karena biar pun mereka sukses di Jakarta tapi masih mengingat untuk memperhatikan kampung halaman mereka," jelas Yul Tular.

Ia juga berterimakasih kepada PT Sidomuncul yang sudah bisa berbagi kasih membantu operasi matanya yang sudah 25 tahun menderita Teringium."Tidak sakit operasinya, mumpung ada bantuan," jelas dia.

Diakuinya, sudah mempersiapkan diri sejak diumumkan akan ada pengobatan gratis."Terutama darah, supaya normal dan bisa operasi," ucapnya.

Senada dengan itu, Frits Eman seorang penderita Katarak bagian kanan mata mengatakan, tetap berharap ada kesembuhan."Saya untuk mata kiri sudah  satu tahun menderita katarak, dan yang sebelah kiri  sudah tidak berfungsi lagi," jelas dia.

Untuk itu, momen ini dimanfaatkannya untuk ikut operasi, meski hanya bisa disembuhkan mata kanan."Kami berterimakasih kepada PT Sidomuncul, dan kepada rukun Maesaan di Jakarta yang sudah bantu kami di sini," jelas dia.

Sementara itu, Nanik Sunarso Senior Public Relation Manager PT Sidomuncul mengatakan, bahwa kegiatan berupa operasi katarak dan Terigium gratis serta pembagian bibit pohon Durian Ontong dan Duku merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat khususnya Tompaso Baru."Semoga dapat bermanfaat, dan masyarakat bisa makmur," jelas dia.

Operasi gratis untuk katarak dan terigium dipilih kerana menjadi program PT Sidomuncul sepanjang tahun 2011 dan 2012."Kadang orang takut untuk operasi, dan tidak paham terhadap penyakit mata yang dialami mereka, padahal itu katarak, dan jalan satu-satunya untuk penyembuhan adalah operasi," katanya.

Selain itu, tujuannya adalah agar masyarakat penderita katarak bisa produktif lagi."Supaya penderita tidak lagi menyusahkan orang lain," jelas dia.

Khusus untuk kegiatan di Tompaso Baru ditargetkan untuk 200 orang."Kami bantu obat-obatannya, karena untuk tenaga dokter mereka relawan, bekerjasama dengan Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami), pihak rumahsakit," ucapnya.

Sementara untuk bantuan 5000  pohon durian dan duku, dimaksudkan agar masyarakat bisa menanam dan menjual hasilnya."Dengan begitu, bisa membantu perekonomian masyarakat, karena tanahnya di sini juga subur," jelas dia.

Ketua Panitia kegiatan temu kangen Nontje Masengi mengatakan, melalui kegiatan ini, warga Tompaso Baru di Jakarta yang tergabung dalam rukun Maesaan dapat mencurahkan kerinduan terhadap kampung halaman dengan upaya memberikan bantuan untuk membangun daerah asal.

"Kami mau berikan yang terbaik untuk masyarakat Tompaso Baru, termasuk memperhatikan kesehatan mereka dengan batuan operasi mata, dan bantuan bibit durian dan duku, semata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ucap dia.

Selain dua kegiatan inti tersebut, Rukun Maesaan juga menggelar pawai kenaikan Yesus Kristus, memeberikan door prize, juga ibadah kebaktian kebangkitan Rohani.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved