Pelantikan Kepala Daerah
Eman : Saya Belum Tentukan Wakil
Jimmy Eman, Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Tomohon belum juga memiliki gambaran siapa wakil wali kota.
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Meski sudah pasti menjabat sebagai Wali Kota definitif mulai Rabu (9/5/2012) hari ini, Jimmy Eman, Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Tomohon belum juga memiliki gambaran dan menentukan sikap siapa sosok yang akan mendampinginya sebagai Wakil Wali Kota.
Kepada Tribun Manado saat diwawancarai dikediamannya Eman mengakui belum memikirkan apakah akan mengambil, pendamping dari sosok birokrat, politisi dari internal Partai Golkar, dari luar partai, pengusaha ataukah akademisi.
“Saya belum memikirkan siapa wakil yang akan mendampingi saya, sebab yang akan menentukan nantinya adalah partai (pengusung). Semua tergantung partai akan mengusulkan, saya tinggal mengacu dari itu saja untuk selanjutnya dipilih oleh DPRD lewat rapat paripurna,” jelasnya, Selasa (8/5).
Eman menjelaskan lebih baik memang calon yang diusulkan partai hanya dua nama saja, sehingga tinggal diteruskan ke DPRD, untuk mempercepat pemilihan. “Jabatan itu semua adalah anugerah yang telah ditentukan oleh Tuhan, jadi siapapun yang terpilih nanti, harus bersyukur, baik dalam suka maupun duka,” katanya.
Andy Sengkey, Wakil Ketua I DPD Partai Golkar Tomohon menegaskan calon Wakil Wali Kota yang akan mendampingi Jimmy Eman dalam menjalan pemerintahan, sesudah didefinitifkan menjadi Wali Kota haruslah kader partai. “Yang harus menjadi Wakil Wali Kota harus kader Partai Golkar, itu sudah harga mati,” tegasnya.
Ia menjelaskan, nantinya partai akan mengusulkan nama yang semuanya berasal dari internal partai ke Wali Kota, apakah hanya dua saja atau lebih dari itu untuk selanjutnya diteruskan ke DPRD. “Jadi, nama yang akan dipilih DPRD mengacu dari rekomendasi dua nama calon yang diusulkan dari Wali Kota, apakah dua-duanya dari Golkar atau Gerindra. Yang pasti, tak harus satu dari Gerindra atau satu dari Golkar,” kata Sengkey.
Pengusulan dua nama calon, kata dia tak boleh diluar dari nama yang direkomendasikan partai, sebab akan melanggar aturan. “Jika Wali Kota merekomendasikan dua nama diluar dari yang diusulkan partai, maka DPRD akan menolaknya saat pemilihan. Sehingga, kemungkinan harus diusulkan lagi,” tegasnya.
Sinyalemen kuat Partai Golkar untuk mengusung kadernya sendiri apakah akan memupuskan peluang Ivan Sarundajang untuk masuk sebagai calon Wakil Wali Kota, Sengkey sendiri enggan menanggapinya. “Kalau soal Ivan, jangan Tanya ke saya, tapi Ketua Partai,” tutur Sengkey sembari menambahkan, penentuan nama calon lewat partai kemungkinan dilaksanakan setelah pendefinifan Wali Kota.
Tak ada persiapan khusus
Proses pelantikan sebagai Wali Kota, disambut dengan sederhana oleh Jimmy Eman dan juga keluarganya. Tak ada persiapan berlebihan yang disiapkan. “Pelantikan kali ini dilakukan sederhana saja, sebab yang penting bagi saya bukan acara seremonialnya. Tapi, bagaimana ke depan sesudah dilantik tetap bisa melayani masyarakat dengan baik, dan bisa membawa daerah ini menjadi lebih baik ke depan,” katanya.
Makan dan minum yang disiapkan, menurut Eman seadanya saja, seperti resepsi yang dilaksanakan umumnya. “Untuk menu, bisa dicicipi umum, baik Pak Gubernur dan undangan lainnya, tak ada yang dipesan special,” terangnya.
Untuk memantapkan penampilan, ia pun tak memilih salon yang mewah, tapi memilih keluarga sendiri untuk meriasnya. “Yang mendandan saya nanti dari keluarga sendiri,” kata Eman.
Ia mengaku bangga karena dukungan keluarga sangat penuh untuk dirinya dalam menjalankan tugas, baik dari istri tercinta Lilyana Eman Mokoginta, dan ketiga buah hatinya yakni Jilly Gabriela, Christo, dan Monica. “Istri dan anak-anak saya mensupport penuh, mereka berpesan untuk melaksanakan tugas sesuai aturan dan penuh tanggungjawab,” jelasnya.
Tak hanya itu, dukungan juga datang dari Jefferson Rumayar alias Epe (Wali Kota non aktif). “Pak Jefferson pernah berpesan, karena sekarang tanggungjawab kepala daerah akan beralih kepada saya, maka laksanakanlah itu sesuai visi misi untuk mensejahterakan rakyat. Dan itu yang akan menjadi pedoman saya, untuk melanjutkan program yang sudah dilaksanakan beliau sebelumnya. Jadi, dibutuhkan juga dukungan dari masyarakat, karena memang sangat baik,” ungkapnya.
Handphone Hang
Sehari menjelang pelantikan, Eman mengaku hand phone miliknya sempat hang, akibat banyaknya ucapan selamat yang masuk, karena akan didefinitifkan sebagai Wali Kota. “SMA yang masuk ke hand phone saya ribuan, sempat hang,” ungkapnya tersenyum.
Ucapan selamat yang datang katanya dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, birokrat, politisi, tokoh masyarakat hingga tokoh agama atau hamba Tuhan. "Mereka umunya mengingatkan saya untuk selalu mengandalkan Tuhan, dan menyampaikan selamat bekerja, tetap sehat dan kuat untuk mensejahterakan rakyat,” tukasnya.