Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

PMI

Bolmong Butuh 200 Kantung Darah Setiap Bulan

Palang Merah Indonesia (PMI) Bolmong memerlukan rata-rata 200 kantung darah setiap bulannya.

Penulis: | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Edi Sukasah

TRIBUNMANADO.CO.ID , KOTAMOBAGU - Palang Merah Indonesia (PMI) Bolmong memerlukan rata-rata 200 kantung darah setiap bulannya. Dari jumlah tersebut, baru bisa terpenuhi sekitar 41 persen dari pendonor sukarela.

Hal tersebut bila mengacu pada data pada tahun 2011 lalu. "Total kebutuhan darah pada tahun lalu adalah 2.415 kantung darah. Dari jumlah tersebut, 1.123 kantung diperoleh dari pendonor sukarela," ujar Kepala Tata Usha PMI Bolmong, Misi Yunus, Senin (7/5/2012).

Kebutuhan tersebut dapat terpenhu dari para pendonor pengganti atau keluarga. Yunus berharap, kebutuhan darah tersebut bisa terpenuhi dari pendonor sukarela. Minimal, hanya 30 persen saja kebutuhan darah tersebut dari pendonor pengganti.

"Kalau dibandingkan tahun 2010, pendonor sukarela memang meningkat. Tapi tentu kami harapkan bisa lebih tinggi lagi jumlahnya," kata dia.

Yunus mengatakan UDD PMI Bolmong kini melayani sekitar tujuh pelayanan keseehatan. Bukan hanya di Bolmong, PMI juga membantu menyalurkan darah ke sebuah klinik di Tompaso Baru, Kabupaten Minahasa Selatan.

Enam tempat yang dipasok PMI Bolmong selain di Tompaso Baru adalahh RS Datoe Binangkang, RS Monompia, RS Kesdim, RS Kinapit, dan Klinik Alam Segar di Kopandakan. Selain RS Datoe Binangkang, tempat pelayanan kesehatan tersebut tidak mempunyai bank darah.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved