Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tawuran

Harus Mencari Penyebab Utama

Persoalan sosial di Dumoga selama ini tidak pernah diselesaikan secara komprehensif.

Penulis: | Editor:
Oleh : Mahyudin Damis, Pengamat Sosial Fisip Unsrat

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Konflik menurut Leopod Von Wiese (2010) adalah suatu proses sosial dimana orang perorangan atau kelompok manusia berusaha untuk memenuhi apa yang menjadi tujuannya dengan jalan menentang pihak lain disertai dengan ancaman dan kekerasan.
Berangkat dari definisi tersebut menunjukkan bahwa  di antara kelompok-kelompok di  masyarakat yang sedang bertikai itu pasti ada tujuan tertentu yang hendak dicapai namun terkendala oleh kelompok lain.

Persoalan sosial di Dumoga selama ini tidak pernah diselesaikan secara komprehensif dan mendasar, yang ada hanyalah menekankan pada aspek perdamaian oleh pihak aparat keamanan tanpa berupaya melihat akar permasalahan sesungguhnya yang ada secara akademis.

Kita seharusnya melihat sejarah konflik Dumoga, kemudian melihat pula konteks sosial dan budaya yang menjadi pemicu sehingga timbulnya konflik berkepanjangan itu. Perdamaian yang dilakukan oleh aparat keamanan plus tokoh-tokoh masyarakat setempat terkesan perdamaian semu.

Oleh karenanya, pihak Universitas Dumoga Bone sangat layak diterjunkan ke wilayah konflik guna meneliti apa penyebab utama konflik antar kampung tersebut. Dengan begitu pihak akademisi akan tahu persis apa sebetulnya yang ingin dicapai oleh pihak-pihak yang berkonflik. Temuan berdasarkan kajian ilmiah tentu akan lebih efisien dan efektif dalam menyelesaikan persoalan sosial tersebut.

Sehingga nantinya tidak adalagi konflik yang terjadi di masyarakat, karena selama ini perdamaian yang terjadi hanya sifatnya sementara, sehingga jika ada permasalahan sepele saja, bisa menjadi pemicu konflik.

Sehingga bisa diibaratkan konflik yang terjadi dan perdamaian yang dilakukan diibaratkan rumah kebakaran belum sepenuhnya bara api dipadamkan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved