Selebritis

'Mawar' Harap-harap Cemas Hasil UN

Nama aslinya Pamela Indah Bowie (18) namun lebih dikenal sebagai Mawar.

'Mawar' Harap-harap Cemas Hasil UN - mawar.JPG
Ist
Pamela saat diwawancarai.
'Mawar' Harap-harap Cemas Hasil UN - mawar2.JPG
TRIBUNMANADO/ROBERTUS RIMAWAN
Laporan Wartawan Tribun Manado Robertus Rimawan

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sosok cantik dan lembut ini tak pernah lepas dari nama 'Mawar', nama aslinya Pamela Indah Bowie (18) namun lebih dikenal sebagai Mawar setelah sukses membintangi iklan XL dan berperan sebagai Mawar. Saat ditemui Tribun Manado, Sabtu (21/4), Pamela sedang harap-harap cemas, karena beberapa waktu sebelumnya ia telah menjalani Ujian Nasional (UN).

"Iya ini sedang menunggu hasilnya, harap-harap cemas. Namun saya yakin bisa mendapat nilai bagus," jelasnya. Meski selama ini ia sibuk menjalani aktivitas sebagai artis dan membintangi beberapa film layar kaca maupun layar lebar namun dua minggu sebelum UN ia memutuskan break dari aktivitas shooting. Selama dua minggu ia fokus belajar agar bisa melewati UN dengan baik.

Pamela mengakui, diawal-awal UN beberapa soal terasa sulit. "Mungkin penyesuaian kali ya, tapi hari-hari selanjutnya sudah lancar," jelas siswi SMA Advent Salemba ini. Meski harap-harap cemas ia mengaku optimistis bisa lulus dengan nilai baik. Dan seusai lulus ia mengaku akan kuliah di Binus dan mengambil jurusan Psikologi. "Saya ingin mempelajari karakter orang, selain itu selama ini saya sering menjadi tempat curhat oleh teman, senang rasanya bisa mendengar dan membantu memecahkan masalah teman," imbuhnya.

Tentang Manado, Saat ditemui seusai memeragakan busana pengantin besutan The House of Goen, Pamela mengaku sudah lama ingin ke Manado. Ini kali pertamanya artis cantik ini menginjakkan kaki di Bumi Nyiur Melambai, ia mengaku kalau keindahan alam Manado luar biasa. "Saat mendarat saya langsung bilang, wow Manado indah sekali, bukit-bukitnya, lautnya. Apalagi saat menginap di hotel, view- nya laut menyenangkan," jelasnya. Ia berharap bisa ke Bunaken karena keindahan bawah laut sudah terkenal di mana-mana. Menurutnya bukan ke Manado kalau belum ke Bunaken, namun sayang sekali Pamela harus kembali ke Jakarta pagi-pagi (Minggu, 22/4) karena masih ada pekerjaan lain.

Selain itu Manado menurutnya merupakan kota yang nyaman apalagi bila dibandingkan dengan Kota Jakarta, meski di Manado ada beberapa ruas jalan macet, namun tak semacet Jakarta.

Soal masakan, Meski orangtuanya bukan asal Manado namun masakan asal Manado sudah akrab di lidahnya. Masakan Cakalang misalnya, ia sering dimasakin oleh mama tercinta yang mendapat resep dari rekan-rekannya, selain itu juga masakan lain seperti ikan woku belanga dan sebagainya. Rasa pedas masakan sudah biasa baginya, bahkan bila belum makan, masakan pedas belum dirasa afdol, jelasnya. (robertus rimawan)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved