Hari Kartini
Henny: Ingin Seperti Kartini
Saya bersyukur karena bisa dilahirkan sebagai perempuan
Seperti yang dilakukan oleh Henny Indrawati, yang merasa bangga diciptakan sebagai perempuan.
"Saya bersyukur karena bisa dilahirkan sebagai perempuan, karena menurut saya perempuan itu serba bisa, apapun dapat ia lakukan, mulai dari mengurus pekerjaan rumah sampai berkarir dalam pekerjaan, " ujar wanita yang bekerja sebagai Marketing di suatu perusahaan swasta
Menurut wanita Kelahiran 16 Februari 1981 ini, perjuangan Kartini memberikan hasil yang positif, dapat dibuktikan dengan banyaknya perempuan-perempuan hebat di Indonesia.
"Saya ingin seperti Kartini yang sudah memperjuangkan hak perempuan, sehingga saya akan tetap berjuang untuk menjadi yang terbaik. Saat ini para perempuan sudah hidup mandiri, mencari nafkah untuk keluarganya, bahkan ada yang menjadi tulang punggung keluarga. Tidak bisa dipungkiri kalau Indonesia memiliki banyak perempuan tangguh yang patut dijadikan teladan, " ujar anak pertama dari tiga bersaudara.
Henny mengatakan, para perempuan memiliki kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru.
"Sebenarnya perempuan memiliki tiangkat kreativitas yang tinggi, hal ini terbukti hampir semua pekerjaan bisa ditangani, karena didukung dengan sifatnya yang lebih teliti dalam bekerja, " ujar alumni Ekonomi Pembangunan Universitas Surabaya
Wanita cantik yang mengaku masih single ini, mengatakan, menjadi suatu hal yang wajar, apabila perempuan juga ikut bekerja atau terlibat langsung di politik. Perempuan juga sangat berpengaruh dalam membagun Sulawesi Utara.
"Meskipun perempuan, tetapi saya selalu berusaha untuk berkarir dan tidak mau kalah dengan para pria. Sulawesi Utara juga memiliki banyak perempuan tangguh yang ikut berpartisipasi membangun daerah ini, apalagi Indonesia juga pernah dipiumpin oleh seorang presiden perempuan, membuktikan kalau perempuan juga bisa menjadi pemimpin dan terlibat dalam berbagai bidang pekerjaan, " kata wanita cantik penyuka makanan bakso.
Wanita asal Surabaya ini, mengatakan, sebagai perempuan juga harus bisa menyeimbangkan hak dan kewajibannya.
"Meskipun saya sibuk bekerja, tetapi kewajiban saya di keluarga juga harus tetap terjaga, sehingga keharmonisan dalam keluarga, seperti orang tua dan saudara tetap terjaga, " ungkap wanita cantik yang hobi membaca dan olahraga.(jhp)