Breaking News:

Wabah Penyakit

Diare Ancam Kotamobagu Selatan

Jumlah penderita diare memang paling banyak dibandingkan kecamatan lainya

Penulis: |
Laporan Wartawan Tribun Manado Edi Sukasah

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Diare menjadi ancaman bagi Kecamatan Kotamobagu Selatan. Dibandingkan tiga kecamatan lainya di Kotamobagu, Dinas Kesehatan (Dinkes) kota tersebut mencatat jumlah kasus diare paling tinggi di Kotamobagu Selatan.

Demikian Kepala Dinkes Kotamobagu Salmon Helwelderry utarakan kepada Tribun Manado saat bersua di rumah dinas Wali Kota, Kamis (19/4/2012). "Jumlah penderita diare memang paling banyak dibandingkan kecamatan lainya," kata Salmon.

Namun dia mengaku tidak hapal angka pasti jumlah penderita diare tersebut. Kendati demikian, dia pastikan pihak Dinkes telah melakukan langkah-langkah agar kasus diare tersebut tidak merebak.

"Kami sudah mengadakan pertemuan untuk melakukan penyuluhan pada Rabu kemarin di Motoboi Kecil," kata dia.

Dari pertemuan tersebut, Dinkes menemukan permasalahan utamanya adalah konsumsi air minum masyarakat di daerah tersebut. Kebanyakan warga yang terkena diare mengkonsumsi air dari sumur yang tidak dimasak dengan matang.

"Karena merasa sudah cukup, warga meminum air belum matang tersebut. Atau mereka buat air the atau kopi dari air yang masih cuma hangat-hangat kuku," tambah dia.

Salmon mengatakan, memang perlu ada perubahan pola hidup untuk menghindari diare tersebut. Seperti menjaga kebersihan makanan atau minuman yang dikonsumsi. Hal tersebut masih perlu diingatkan kepada warga.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved