Pilkada
Melkysedek Siap jadi Wawali Tomohon
Buat apa mencari sosok dari luar, di internal partai kan sangat banyak yang potensial
Penulis: |
TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON—‘Ribut-ribut’ soal siapa sosok Wakil
Wali Kota yang layak mendampingi Jimmy Eman, jika telah didefinitifkan sebagai
Wali Kota Tomohon terus berlangsung. Hal tersebut memicu memanasnya suhu
politik di daerah yang sebelumnya dipimpin Jefferson Rumayar alias Epe, sebagai
Wali Kota.
Menurut Hofni
Kalalo, Ketua Fraksi Partai Golkar, yang layak untuk menjadi Wakil Wali Kota
adalah kader partainya, sebab selain sebagai pengusung, juga memiliki potensi
yang layak diangkat menjadi pemimpin daerah ini.
“Buat apa mencari sosok dari luar, di internal partai kan sangat banyak yang potensial,” tegasnya kepada Tribun Manado, Kamis (12/4/2012).
Ia menjelaskan
rekomendasi nama calon Wakil Wali Kota yang akan diusulkan ke Wali Kota
nantinya, memperhatikan aspirasi dari akar rumput, lewat penjaringan mulai dari
tingkat kelurahan, kecamatan hingga di plenokan di tingkat kota.
“Kami akan berusaha yang diusulkan itu tinggal dua nama, sehingga Wali Kota tak bingung nantinya menentukan pilihan untuk direkomendasi ke DPRD,” kata Hofni.
Ditambahkannya Partai
Golkar memiliki waktu yang cukup menyaring calon yang layak duduk di kursi
Wakil Wali Kota, sebab diberi waktu 60 hari untuk memilih sejak Wali Kota
dilantik. Soal ada partai pengusung lain seperti Gerindra yang berencana
mengusulkan nama calon, tak dipolemikkannya. “Partai Gerindra juga memiliki hak
mengusulkan calon, terserah mereka. Tapi, Golkar tetap mengusulkan calon
sendiri, jika saya termasuk dipercayakan, tentu akan siap,” tuturnya.
Terpisah,
Ferdinand Mono Turang, Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Tomohon enggan merinci
soal persiapan partainya mempersiapkan calon yang nantinya diusulkan ke Wali
Kota. “JIka sudah ada kabar soal itu (pengusulan), akan disampaikan,” jelas Ketua
Badan Legislasi DPRD Kota Tomohon tersebut.
Berbeda dengan Melkysedek
Tangkawarouw. Ketua DPC Partai Hanura Kota Tomohon ini justru terang-terangan
menyatakan kesediaan untuk dicalonkan sebagai Wakil Wali Kota. “Kalau mereka
(Golkar dan Gerindra) tak ada calon yang akan diusulkan, saya pasti bersedia. Sekarang
masih terus membangun komunikasi,” terangnya.
Pendefinitifan Wali Kota belum jelas
Sementara itu,
kendati surat pendefinitifan Wali Kota telah diterima, namun DPRD Kota Tomohon
belum juga menjadwalkan waktu pelantikan. “Jadwal paripurna untuk
pendefinitifan jabatan Wali Kota belum dirapatkan Badan Musyawarah (Banmus).
Mungkin pekan depan sebab, sebab sekarang kami akan reses dulu,” tukas Norma Nangka,
anggota Banmus DPRD Kota Tomohon.