Perkebunan
Warga Ambang Dua Minta Pemerintah Turun Tangan Atasi Busuk Pucuk
Sudah dua kali panen, warga desa yang memiliki tanaman kelapa merugi. Produksi kelapa menurun.
Penulis: |
TRIBUNMANADO.CO.ID,
BOLMONG - Sudah enam bulan terakhir penyakit busuk pucuk menyerang
pohon kelapa milik warga Desa Ambang Dua, Kecamatan Bolaang, Bolmong.
Namun, hingga kini belum ada penangan dari pemerintah untuk mengatasi
mematikan bagi kelapa itu.
"Sudah dua kali panen, warga desa yang memiliki tanaman kelapa
merugi. Produksi kelapa menurun. Namun hingga kini belum ada penanganan
dari pemerintah untuk menangani penyakit ini," ujar Sangadi Desa Ambang
Dua, Misran Lamba, Minggu (8/4/2012).
Dikatakan, memang ada tim yang datang untuk memeriksa tanaman yang
terserang, namun tidak ada tindaklanjut. Padahal, sudah hampir 1000
pohon kelapa terserang penyakit tersebut. Misran mengatakan pohon-pohon
kelapa tersebut berada di areal sekitar 60 hektare.
Dia memperkirakan kerugian yang diderita masyarakat mencapai Rp 60
juta. "Hasil kelapa merupakan gantungan hidup bagi masyarakat di sini,"
tambah Misran.
Dia sangat berharap, pemerintah segera turun
tangan menyelesaikan masalah yang dihadapi para petani tersebut.
"Masyarakat menginginkan solusi dalam waktu segera. Apakah penyemprotan
atau apa pun yang penting busuk pucuk tersebut segera teratasi," tandas
dia.
Di pihak Pemkab Bolmong, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan
Ashari Sugeha belum memberikan konfirmasinya mengenai masalah tersebut.
Saat dihubungi melalui nomer telepo selular, tidak tersambung. Pun
dengan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Taufik Mokoginta.