Sosok
Manoppo: Melayani di Mana Saja
Pekerjaan sebagai notaris merupakan pengabdian diri kepada pemerintah dan masyarakat
Penulis: Andrew_Pattymahu |
Bagi Mody Manoppo SH SPN, pekerjaan sebagai notaris merupakan pengabdian diri kepada pemerintah dan masyarakat dan itu harus dijalani dengan totalitas lantaran pelayanan bukan nanti bekerja di sebuah yayasan sosial ataupun gereja
Wanita berkulit putih ini kepada Tim Edisi Minggu Tribunn Manado, Sabtu (7/4/2012) berpendapat dengan pekerjaannya saat ini ia bertemu dengan banyak karakter orang.
Tak jarang Ketua Dewan pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerinda Kota Manado ini sering diuji kesabaran dan sikap bijaksananya dalam pekerjaan sehari-hari.
Nah, selain berprofesi sebagai seorang notaris, Moudy saat ini ditunjuk oleh jemaatnya sebagai ketua panitia Hari-hari Raya Gereja di GMIM Paulus Titiwungen Wenang Mahakeret (TWM) Manado.
Baginya pelayanan kepada pemerintah dan masyarakat bukan saja dijalani saat kerja tetapi juga dimana saja termasuk saat dipercayaai sebagai pengurus organisasi.
Baginya yang terpenting adalah pelayanan kepada Tuhan lantaran apa yang didapatnya selama ini merupakan pemberian dan karunia dari Sang Pencipta. "Maka semua potensi itu harus dikembalikan kepada Tuhan," ucap wanita cantik ini.
Diutarakannya Maudy ia tidak memilih-milih pekerjaan, apalagi pekerjaan yang berhubungan dengan pelayanan kepada Tuhan. Dengan senyuman khasnya, Maudy menuturkan ia selalu siap melayani di mana saja.
Ia juga tidak segan-segan membantu warga yang datang kepadanya dan meminta pertolongan baik konsultasi maupun bantuan materi. Asalkan kata dia permintaan bantuan itu jelas dan bermanfaat buat warga tersebut.
Selama ini Maudy selalu fokus pada suatu pekerjaan tertentu supaya menurutnya hasilnya akan maksimal dan ia akan merasa senang dengan yang dilakukan. "Fokus membuat kita kosentrasi terhadap pekerjaan," tandasnya. (andrewapattymahu)
Biodata Singkat
Nama :Maudy Manoppo SH SPN
Pekerjaa :Notaris:
TTL :Manado, 29 Oktober
Hobi :Membaca
Makanan Favorit :Tinutuan dan minum air putih
Kutipan: Amsal 3:3-4