Kesehatan
Siloam Hospitals Manado bak Hotel Bintang Lima
PERPADUAN keindahan, kenyamanan dan profesionalitas tergambar jelas.
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - PERPADUAN keindahan, kenyamanan dan profesionalitas tergambar jelas ketika kaki masuk di pintu utama Siloam Hospitals Manado. Janji James Riyadi Pemilik Lippo Group setahun yang lalu di depan Gubernur Sulawesi Utara Dr Sinyo Harry Sarundajang ternyata bukan pepesan kosong, rumah sakit yang diklaim tercanggih di dunia hadir di bumi nyiur melambai.
Ketika Tribun Manado masuk kawasan rumah sakit sambutan ramah hadir baik dari petugas kebersihan maupun sekuriti. Kesan angker atau menyeramkan yang biasanya muncul sirna. Masuk mulai dari pintu utama kita seolah memasuki kawasan hotel bintang lima, Kamis (29/3).
Ruangan lapang, lantai keramik yang mengkilat, dinding dengan warna sejuk di mata serta meja penerima pasien yang biasanya tinggi bahkan diberi sekat kaca dengan lubang kecil semacam loket tak ada di rumah sakit ini. Meja penerima pasien setinggi pinggang orang dewasa, sehingga saat mendaftar seolah tak ada jarak antara pasien dan petugas rumah sakit.
James Riyadi pemilik Lippo Group pertengahan Februari setahun sebelumnya kepada Tribun Manado pernah mengaku ditantang Gubernur Sulut, untuk membangun rumah sakit tercanggih di dunia.
Ucapannya tepat, ia meminta waktu satu tahun untuk mempersiapkan dan pada 2012 gedung megah sudah berdiri kokoh.
"Kami siapkan dana Rp 400 miliar dengan luasan rumah sakit setara dengan 200 ranjang," ujarnya saat itu. James menilai Rumah sakit standar internasional tersebut menurut sebagai wujud pembangunan Indonesia Timur.
Pria ramah berkaca mata ini memastikan rumah sakit yang akan ia bangun tercanggih atau sesuai standar rumah sakit di Singapura, dengan peralatan tercanggih di dunia antara lain Computed Tomography Scanning (CT Scan) 128 slices, Magnetic Resonance Imaging (MRI) 1,5 Tesla. Peralatan tersebut menyamai rumah sakit di Singapura. James mencontohkan orang yang kena kecelakaan, stroke, kondisi traumatik langsung bisa ditangani.
Paparan James Riyadi setahun lalu dan terekam dalam catatan jurnalistik Tribun Manado kini ia wujudkan di kawasan Jalan Sam Ratulangi Manado, bekas bangunan Matahari Departement Store (lama). RS Siloam berdiri megah di tengah hiruk pikuk jantung Kota Manado, seperti halnya rumah sakit - rumah sakit megah di Singapura yang dibangun berdekatan dengan pusat perbelanjaan. Ia menegaskan tarif RS Siloam tak semahal bila berobat di Singapura namun peralatan dan ahli kesehatan sesuai standar internasional atau rumah sakit di Singapura.
Tribun Manado sempat berkeliling di beberapa ruangan, Sekretaris Corporate RS Siloam, Melissa Walandouw mengantar di beberapa lokasi. Melissa mengakui tak memiliki kewenangan untuk menjelaskan fasilitas lengkap di RS Siloam Manado, ia mengantar keliling sambil memberikan data tentang peralatan yang dimiliki di rumah sakit ini.
Director Strategic Development RS Siloam dr Anang Prayudi yang memiliki kewenangan serta kompetensi untuk menjelaskan semua hal tentang rumah sakit tak bisa menemani karena sedang sibuk menyiapkan untuk persiapan pembukaan rumah sakit dalam waktu dekat.
"Bila rumah sakit ini sudah beroperasi tak bisa sembarangan orang bisa masuk ke ruangan ini, hanya petugas dan pasien yang akan diperiksa dengan peralatan," jelas Melissa.
Melissa kemudian mengantar ke ruang peralatan MRI 1,5 Tesla, ruangan ini tak begitu luas, ukuran sekitar 8 x 10 meter, ruangan utama berdiri MRI yang yang letaknya menyerong di dalam ruangan. Di depannya ada beberapa komputer yang tersekat dinding kaca, sebuah ruang bagi petugas yang mengoperasikan peralatan. Petugas bisa melihat pasien yang akan dilakukan pemeriksaan.
Sebelah ruang MRI adalah ruang CT Scan kemudian Fluoroscopy. Saat kunjungan ruangan memang belum tertata sempurna karena masih dalam pembenahan. Lalu lalang petugas terlihat, semua sibuk dengan pekerjaan masing-masing.
Fidel Franky seorang radiografer yang nantinya akan mengoperasikan berbagai peralatan canggih di rumah sakit mengaku sebelumnya telah mengikuti pelatihan ketat dalam penggunaan beberapa peralatan. "Saya sudah 12 tahun bekerja di bidang ini (radiografer) dan masih pelatihan selama tiga bulan untuk menjalankan peralatan-peralatan canggih," katanya.
Menurutnya peralatan-peralatan yang dimiliki di RS Siloam Manado memang peralatan canggih, semua peralatan buatan pabrik di Eropa dan sudah memiliki standar internasional. Ia sebelumnya bekerja di rumah sakit swasta mengaku senang diberi kepercayaan untuk mengoperasikan peralatan canggih sekaligus satu visi dengannya yaitu menolong orang lain.
Beberapa peralatan canggih yang dimiliki rumah sakit ini merupakan pertama di Manado, ia yakin pengobatan yang dilakukan dengan peralatan ini ditambah dengan ahli kesehatan lebih efektif untuk mengobati pasien.
Fasilitas yang dimiliki Siloam Hospitals Manado berdasar data dari rumah sakit ini antara lain, Trauma Centre (Pusat Trauma) dilengkapi dengan fasilitas ambulance komprehensif, dua ruang resusitasi atau ruang gawat nafas bagi pasien, dua ruang tindakan dan enam ruang observasi serta patient central monitoring system (pusat sistem monitoring pasien).
Selain itu rumah sakit ini memiliki peralatan medis terkini seperti MRI 1,5 Tesla (pertama di Manado), CT Scan 128 slice (pertama di Manado), lalu ada ruang Fluoroscopy/ USG 4 dimensi/ Mammography/ Dental Panoramic. Ada pula X-Ray komprehensif, Computed Radiography (Digital Imaging).
Siloam Hospital Manado juga mempunyai Cardiac Centre yang dilengkapi dengan Cathlab, fasilitas ini juga pertama di Manado. Sementara itu untuk Acute Care (perawatan Akut) dilengkapi dengan tiga ruang operasi dengan Hepa Filter untuk bedah saraf, Laparoskopik dan Orthopedik dan peralatan lainnya.
Ada pula ICU, NICU dan HCU yang dilengkapi dengan Central Monitoring System, ruang isolasi, CSSD (unit sterilisasi sentral) untuk memastikan sterilitas seluruh peralatan dan perlengkapan medis yang digunakan sesuai standar internasional.
RS ini juga memiliki fasilitas rawat jalan seperti Endoskopi, Hemodialisa, Rehabilitasi Medis, Kemoterapi dan 36 ruang konsultasi dokter spesialis. Sedangkan untuk layanan rawat inap ada 250 beds dan ruang bersalin serta kemampuan untuk medivac evakuasi medis secara lokal, nasional dan internasional.
Lengkapnya peralatan yang dimiliki Siloam Hospital diprediksi akan meningkatkan geliat persaingan medis, sehingga rumah sakit - rumah sakit yang ada di Manado akan meningkatkan kualitas serta kelengkapan perawatan. Efeknya Manado bisa memiliki rumah sakit yang baik, kesehatan masyarakat terjaga bahkan bisa mendatangkan penghasilan bagi daerah. Wisatawan nasional maupun mancanegara tak perlu jauh-jauh untuk berobat ketika mengalami sakit berat saat berwisata di Manado. Kehadiran Siloam Hospital memang spirit baru bagi perkembangan kualitas kesehatan maupun geliat bisnis serta kepariwisataan. (robertus rimawan)