Rabu, 10 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Perkebunan

Anggaran Peremajaan Pohon Kelapa Masih Kurang

Saat ini anggaran APBD di 2012 ada sekitar Rp 2,5 miliar untuk peremajaan kelapa.

Tayang:
Laporan Wartawan Tribun Manado Deffriatno Neke

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO-Dinas Perkebunan Sulawesi Utara, mengaku masih kesulitan dalam melakukan peremajaan terhadap pohon kelapa yang sudah tua. Hal ini disebabkan anggaran saat ini masih belum cukup untuk mengganti pohon kelapa seluas 18 ribu hektar are (ha).

"Saat ini anggaran APBD di 2012 ada sekitar Rp 2,5 miliar untuk peremajaan kelapa. Anggaran tersebut untuk bibit kelapa yang siap tanam sebanyak 250 ribu bibit. Namun ini masih kurang," kata Sekretaris Dinas Perkebunan Sulut, Indrav Sembel di kantornya, beberapa hari lalu.

Menurut Indrav, saat ini sekitar 180 ribu kelapa atau diatas 50 persen kelapa di Sulut sudah tua berada diatas 60 tahun. Umur tersebut sudah tergolong tua dan sudah harus dilakukan peremajaan terhadap kelapa tersebut.

"Kelapa di Sulut memang ditanam sudah lama sejak tete , diatas 50 persen pohon kelapa sudah tua di Sulut. Kami memberikan klasifikasi tanaman belum menghasilkan, tanaman menghasilkan dan tanaman tua rusak," ujarnya.

Untuk kategori tanaman yang tua rusak terdapat seluas 18.645,06 ha pohon kelapa yang sudah tua. Indrav mengatakan walaupun kepalanya sudah tua, namun kelapa tersebut masih tetap memproduksi buah kelapa.

"Kalau dibandingkan dengan tanaman tua, masih kurang, makanya pelan-pelan dilakukan, kami juga terkendala di bibit. Punya penangkar bibit yang tersebar di berbagai kabupaten kota di Sulut. Kami tiap tahun melakukan peremajaan, namun kendalanya di anggaran," ucap Indrav.

Berdasarkan data Dinas Perkebunan Sulut, luas areal perkebunan kelapa mencapai 280 ribu ha, tanaman yang menghasilkan produksi mencapai 226  ribu ha, dan tanaman belum menghasilkan mencapai 34 ribu ha. Walaupun demikian, berdasarkan semester laporan, hasil produksi kelapa mengalami peningkatan di tahun 2011 di bandingkan tahun 2010.

"Tahun 2010 produksi kelapa hanya mencapai 273.234, 36 ton. sedangkan di tahun 2011 hasil produksi kelapa mencapai 275.024,50 ton. Ini menandakan walaupun sudah tua, kelapa masih tetap menghasilkan," tuturnya.

Kendala lain yang ditemukan dilapangan adalah, para petani belum mau melakukan peremajaan terhadap pohon kelapa yang sudah tua namun bisa menghasilkan produksi. Sehingga kelapa yang sudah tua di tingkat petani masih tetap hidup.

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved