Kenaikan BBM
HMI Manado: Pengelolaan Migas Dikuasai Asing
Saat yang sama Indonesia harus mengimpor 101 juta minyak mentah dari berbagai negara untuk memproduksi BBM dalam negeri.
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Mayoritas pengelolaan migas masih dikuasai oleh swasta, termasuk yang mendominasi adalah negara asing, akibatnya pendapatan negara dari migas sangat minim.
Hal inilah yang disampaikan oleh aksi massa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Indonesia Kota Manado saat berunjuk rasa mengenai Bahan Bakar Minyak (BBM) di depan Gedung Pertamina Manado, Rabu (28/3/2012).
Melalui Ketua HMI Manado, Risman Abdulrasyid, menuturkan, dari total produksi minyak mentah di Indonesia pada 2012 hanya 16 persen yang diproduksi oleh Pertamina. "Sisanya dibagi-bagi invenstor asing dan swasta domestik Chevron 42 persen dan Total 10 persen," urainya.
Akibatnya, tutur ia, dari total produksi minyak mentah yang mencapai 300 juta barel, sebanyak 121 juta atau 40 persen di ekspor ke mancanegara.
"Saat yang sama Indonesia harus mengimpor 101 juta minyak mentah dari berbagai negara untuk memproduksi BBM dalam negeri," tuturnya.