Kenaikan BBM
PKS Sulut Tidak Aksi Turun ke Jalan Tolak BBM Naik
partainya tetap berkomitmen memperjuangkan, menolak secara tegas.
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Para kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahterah (PKS) wilayah Sulawesi Utara direncanakan tidak akan turun ke jalan terkait aksi demonstrasi menolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Ketua PKS Sulut, Syarifudin Saffa, menuturkan, partainya tetap berkomitmen memperjuangkan, menolak secara tegas terhadap kebijakan pemerintah pusat mengenai kenaikan BBM.
"Sekarang saya sedang ada di musyarawah kerja nasional di Medan, satu di antara isu yang dibahas adalah kenaikan BBM," ungkapnya kepada tribunmanado.co.id, melalui telepon genggamnya, Senin (26/3/2012).
Ia menjelaskan, terkait rencana aksi turun ke jalan menentang kebijakan kenaikan BBM oleh para orgnaisasi mahasiswa dan lapisan masyarakat lainnya perlu diapresiasi.
"Ekspresi menyampaikan aspirasi kami tetap mendukung, kita beri apresiasi, tapi secara organisasi partai, kita tidak kordinirkan, menginstruksikan aksi untuk turun ke jalan," ungkapnya.
Karena itu, tuturnya, keputusan semua itu akan bermuara pada lembaga negara DPR dan Pemerintah pusat
"Dari kami PKS Sulut mengharapkan kalau naik BBM itu jangan telalu tinggi, cukup naik Rp 500, dan untuk kendaraan umum tetap peroleh subdisi BBM, tidak boleh dinaikan," tegasnya.