Film
Film Berjudul John Carter Serasa Masakan Tanpa Garam
Film ini cenderung bertele-tele, banyak kisah yang bisa dipotong atau lebih baik dibuang tapi tetap ditampilkan.
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Awalnya menonton film debutan Walt Disney berjudul John Carter ini diharapkan bisa menemukan dimensi kehidupan yang berbeda. Apalagi dengan latar belakang kisah di planet lain. Awalnya film ini mungkin akan menyaingi film Avatar dengan setting cerita di planet lain yang disebut Pandora.
Bila di film Avatar kita disuguhi berbagai hal baru, mulai dari berbagai macam spesies binatang maupun jenis tanaman yang bikin mulut ternganga, kemudian adanya naga yang bikin 'ngiler', sehingga ingin punya tunggangan agar bisa terbang menikmati keindahan Pandora, namun tidak di film John Carter, Sabtu (24/3/2012).
Film ini cenderung bertele-tele, banyak kisah yang bisa dipotong atau lebih baik dibuang tapi tetap ditampilkan. Film John Carter merupakan fiksi ilmiah yang menjadikan Planet Mars sebagai setting cerita. John Carter sosok tentara yang memiliki berbagai prestasi tiba-tiba masuk dalam konflik di Planet Mars.
Perbedaan gaya gravitasi di Bumi dan Mars menyebabkan John Carter lebih unggul dari makhluk lain di sana. Ia mampu melompat jauh dari sebuah lokasi ke lokasi lain dengan jarak puluhan meter.
Film ini unik, saat di Bumi setting lokasi di Virginia Amerika Serikat sekitar tahun 1800-an, dari sisi bangunan maupun peralatan yang digunakan sesuai dengan masanya. Namun saat di Planet Mars terlihat pembuat film tak ingin memberikan sisi yang lain. Pemandangan gurun dan ngarai persis seperti di Bumi. Bedanya makhluk hidup yang ada, selain manusia ada jenis makluk mirip belalang dengan tangan empat atau ada anjing Mars yang mampu berlari cepat.
Film ini lumayan menghibur namun masih hambar. Sosok John Carter sebenarnya sudah bisa menjadi magnet, dengan tubuhnya yang atletis namun tak berlebihan tonjolan ototnya sangatlah sesuai dalam film ini, namun alur cerita yang ditampilkan dari satu adegan ke adaegan yang lain tak terlalu menarik.
Adegan seru saat melawan makhluk besar dan ganas atau pengejaran oleh musuh terhadap John Carter sangat mendebarkan, tapi dicerita ini seolah terlalu dipaksakan si pemeran utama bisa menyelamatkan tuan puteri. Beberapa kesempatan John Carter bisa saja tewas, namun seolah selalu menemui keberuntungan dan lepas dari maut. Meski demikian film ini cukup menghibur, mungkin saja cita rasanya saja yang perlu ditingkatkan. (rob)