Perkebunan
Transaksi Jagung Capai Rp 10,4 Miliar
Komoditi jagung berhasil mencapai nilai transaksi yangterbesar dalam PLKA kedua di tahun 2012 ini.
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Komoditi tanaman jagung mendapatkan nilai transaksi yang terbesar dalam Pasar Lelang Komoditi Agro (PLKA) dibandingkan nilai transaksi komoditi lainnya. Komoditi jagung terjadi transaksi sebesar empat ribu ton dengan nilai mencapai sebesar Rp 10,4 miliar.
"Komoditi jagung berhasil mencapai nilai transaksi yangterbesar dalam PLKA kedua di tahun 2012 ini. Kemudian disusul komoditi gabah kering sebanyak 100 ton dengan nilai Rp 380 juta," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulut, Sanny Parengkuan, dalam sambutannya di Hotel Sahid Kawanua, Kamis (22/3).
Dalam PLKA tersebut terjadi 18 kali transaksi pelelangan dengan komoditi seperti ayam kampung, beras, dodol, gabah kering, gula merah, ikan, jagung, kacang merah dan salak. Pelelangan tersebut terdapat beberapa produsen dan penjual yang ada di Sulut.
"Kami sangat bersyukur bisa termanfaatkan dengan baik. Terima kasih kepada para pembeli. Dan pembeli luar daerah bisa memanfaatkan PLKA ini. Kami menyadari PLKA ini masih banyak kekurangannya, sehingga kami mengundang perbankan untuk melihatnya langsung," ujarnya.
Sanny mengimbau kepada petani dan produsen untuk memanfaatkan PLKA ini dalam proses menjual hasil produksinya. Karena dalam PLKA ini sudah terdapat pembeli selain dari Sulut juga berasal dari luar Sulut.
"Kegiatan ini kami akan buka bersama dengan sistem resi gudang. Sehingga ini bisa dimanfaatkan dengan baik. Apalagi kedepannya akan dibuat secara modern dan kami hanya memfasilitasinya. Jadi manfaatkanlah PLKA ini," ucap Sanny.