Pembunuhan
Tangisan Misterius di Kejari Manado, Apakah Arwah Lindy?
Hiiikkkss... Hiiikkkssss... Hiiikkksss.... Suara tangisan perempuan terdengar jelas.
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Hiiikkkss... Hiiikkkssss... Hiiikkksss.... Suara tangisan perempuan terdengar jelas di ruang Kejaksaan Negeri Manado tepatnya di ruang kerja milik Jaksa Theodurus Rumampuk yang dikabarkan juga terdengar di ruang barang bukti kantor Kejari Manado
Beberapa saat sebelumnya, angin kencang tiba‑tiba bertiup, suara daun‑daun dan ranting pohon terdengar begitu jelas akibat tiupan angin, tak lama kemudian pintu ruangan jaksa tersebut tertutup seperti dibanting keras akibat tiupan angin itu.
Kemudian mulai terdengar suara tangisan perempuan, suara tangisan tersebut terdengar sampai beberapa kali di ruangan yang berukuran 4X5 Meter itu.
Saat itu beberapa wartawan dari sejumlah media sedang mengonfirmasi terkait kasus pembunuhan korban Lindy Melissa Pandoh (27) karyawan Dinas Pariwisata Kabupaten Minahasa Selatan yang dilakukan tersangka Winzy warga Tompaso Baru yang berakhir di Tugu Boboca Malalayang. Dimana kasus tersebut baru saja di limpahkan ke tahap dua atau penyerahan barang bukti bersama tersangka dari penyidik kepolisian urban Malalayang ke Kejaksaan Negeri Manado, dimana Jaksa Theodurus adalah satu diantara tim Jaksa Penuntut Umum (JPU)
Ketika sedang wawancara, suara tangisan tersebut terdengar, awalnya seperti suara yang dibuat‑buat atau suara nada panggil handphone. Namun ketika semua saling mengecek suara tersebut, ternyata tidak ada dari suara yang dibuat atau dari suara handphone. Langsung saja beberapa wartawan dan jaksa membuka pintu tersebut yang sudah tertutup akibat tiupan angin dan langsung meninggalkan ruangan.
Karyawan kantor Kejari Manado, Bartholomeus, yang miliki penglihatan akan arwah, kemudian mencoba melihat ke dalam ruangan, dan menurutnya ia melihat sosok wanita yang panjang rambutnya setara bahu sedang duduk di kursi dalam ruangan tersebut.
"Dia lagi duduk, rambutnya setara bahu dan memakai baju warna putih," ungkap Bartholomeus
Beberapa jaksa meminta agar Bartholomeus mengatakan pada perempuan tersebut agar tidak mengganggu kerja atau aktifitas mereka.
Hal yang sama juga dikatakan Erwin, satu diantara karyawan Kejari Manado, bahwa suara tangisan tersebut sebelumnya sudah terdengar di ruang barang bukti.
"Suara tangisan itu tadi di belakang di ruang barang bukti, saat membawa barang bukti kasus pembunuhan korban Lindy," ungkap Erwin. (obi)