Bantuan Sosial
Kementrian Sosial Bagi-bagi Uang Warga Miskin Bitung
Ratusan warga nampak menyambut positif saat menerima penyaluran program keluarga harapan (PKH) program Kementrian sosial RI.
Penulis: Christian_Wayongkere |
TIRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Ratusan warga nampak menyambut positif saat menerima penyaluran program keluarga harapan (PKH) program Kementrian sosial RI melalui kantor pos pusat Bitung. Ini diberikan kepada ribuan rumah tangga sangat miskin (RTSM) yang ada di kota Bitung, Jumat (16/3/2012).
"Saya merasa senang bisa menerima bantuan ini, dan dengan adanya bantuan berupa uang tunai tersebut akan dipergunakan untuk kebutahan rumah tangga," ujar Risma warga penerima PKH sembali mengenakan tanda nomor antrean didadanya kepada Tribun Manado, Jumat (16/3/2012).
Ia menilai proram ini sangat tepat untuk masyarakat miskin yang ada di Bitung untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. "Kalau tidak ada uang mau makan apa," tambah ibu yang mengenakan pakaian berwarna biru ini. Kegiatan tersebut ikut dipantau langsung oleh Wakil walikota Bitung Max Lomban, dan Kadis Sosial Audy Pangemanan berlangsung aman terkendali, dimana ribuan RTSM secara langsung menerima uang tunia pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu. "Ada 3119 rumah tangga sangat miskin yang akan menerima bantuan PKH hingga tanggal (19/3) mendatang," kata Kadis Sosial Audy Pangemanan.
Menurutnya penyaluran program pemerintah pusat tersebut mengikuti semua mekanisme yang dilakukan dimana untuk seluruh Indonesia penyalurannya dilakukan di kantor Pos. "Dinas sosial sendiri melakukan pendampingan dan pengawasan dalam penyalurah tersebut untuk kelancaran," tambahnya.
Saat ini kata mantan Camat Bitung selatan sebelum dimekarkan penyaluran akan disalurkan ke Kecamatan Lembeh Selatan yang terdiri dari kelurahan Paudean, Pasir panjang, Dorbolaang, Pancuran, Batu lubang, dan Papusungan. "Mereka penerima bantuan merupakan hasil verifikasi yang dilakukan oleh para pendamping disetiap kelurahan bagi keluarga miskin melalui bidang pendidikan dan kesehatan, terutama bagi ibu hamil, nifas, anak balita melakukan kontrol rutin di setiap puskesmas atau poskesdes dan pustu, sedangkan untuk bidang pendidikan bantuan ini diperoleh jika keluarga miskin memiliki anak sekolah atau usia sekolah setara SD dan SMP hal ini untuk membantu mengurangi beban biaya pendidikan terutama pembelian alat tulis, seragam sekolah, tas dan lain sebagianya," kata dia.
Ia menambahkan untuk RTSM yang menerima PKH tersebut harus memenuhi persyaratan dan lewat pendataan yang dilakukan oleh Badan pusat statistik (BPS) Bitung. "Ada 14 kategori RTSM yang didata oleh BPS untuk penyaluran PKH di Bitung," tandasnya.
Sementara itu wakil walikota Bitung Max Lomban berharap dengan adanya batuan tersebut tidak akan ada lagi permasalah yang muncul pada masyarakat miskin. "Tidak ada lagi anak yang putus sekolah dan tidak ada lagi ibu yang tidak ke posyandu, puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya," kata Lomban.
Menurutnya program ini agar masa depan anak - anak lebih baik karena mereka akan menjadi tulang punggung pembangunan kedepan. "Dan untuk para pendamping saya akan membantu 10 unit motor guna mendukung oprasional mereka menjalankan tugas setiap hari," tandasnya.(crz)