Demonstrasi
Pendemo Ancam Duduki Kantor Gubernur
Mahasiwa Unsrat mengancam akan menduduki Kantor Gubernur Sulut jika Wakil Gubernur tidak menemui mereka.
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Massa pendemo yang terdiri dari masyarakat Pandu, Kombos, dan mahasiwa Unsrat mengancam akan menduduki Kantor Gubernur Sulut jika Wakil Gubernur Dr Djouhari Kansil turun untuk menemui mereka.
"Kita tidak akan pulang jika pak wagub tidak turun. pak wagub latar belakangnya orang pendidikan, harusnya prihatin dengan permasalahan di Unsrat," ujar Aryani.
Ia pun memberikan waktu 10 menit agar wakil gubernur bisa menemui para pendemo dan mendengarkan aspirasi mereka. "Ini rumah kami, jangan halang-halangi kami untuk bertemu dengan pimpinan rakyat," tuturnya.
Karena waktu yang diberikan sudah selesai, para pendemo merapatkan barisan dan bergerak untuk masuk ke dalam kantor gubernur. Barisan Polisi anti huruhara dan sat pol pp langsung membentuk barikade. Sempat terjadi aksi dorong antara pendemo dan petugas keamanan. Dua motor milik polisi yang jadi batas antara pendemo dan pihak keamanan pun roboh dan nyaris dihancurkan pendemo.(aro)