Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penerbangan

Dirgantara Indonesia Supplier Sayap Airbus

PT Dirgantara Indonesia telah membuat suku cadang untuk bagian sayap pesawat Airbus A-380.

Editor:
zoom-inlihat foto Dirgantara Indonesia Supplier Sayap Airbus
KOMPAS/PRIYOMBODO
Garuda Indonesia menyambut kedatangan dua pesawat barunya Boeing 737-800 NG (kiri) dan Airbus A 330-200 di Hanggar II Garuda Maintenance Facilities AeroAsia, Cengkareng, Tangerang, Banten, Jumat (24/2/2012). Dua pesawat baru pertama yang diterima Garuda di tahun 2012 tersebut merupakan bagian dari rencana penerimaan sebanyak 21 pesawat pada tahun ini yang terdiri dari 4 Boeing 737-800 NG, 2 Airbus A330-200, 5 pesawat Bombardier CRJ 1000 NextGen, serta 10 pesawat Airbus A320 untuk Citilink.
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar, mengatakan, PT Dirgantara Indonesia telah membuat suku cadang untuk bagian sayap pesawat Airbus A-380. Airbus sendiri merupakan industri pesawat terbang yang berlokasi di Perancis, Eropa.

"PT DI (Dirgantara Indonesia) sekarang ini menjadi supplier daripada Airbus untuk membuat part daripada wing dari A380. Nah itu salah satu yang bisa kita kembangkan juga ya," ucap Emirsyah kepada Kompas.com, usai pertemuan antara para tokoh bisnis Indonesia dan Uni Eropa tentang kemitraan keduanya, di Jakarta, Senin (27/2/2012).

Dia mengatakan, pembuatan bagian pesawat Airbus itu telah dilakukan beberapa tahun belakangan. Emirsyah bilang, sejauh ini hubungan Garuda Indonesia dengan Airbus hanya sebatas pembelian pesawat. Dengan pembelian ini berarti secara tidak langsung mendorong pembelian bagian sayap pesawat oleh Airbus ke PT DI. "Kalau dari Garuda belum ada (kerja sama) khusus ya. Kita hanya beli Airbus. Tapi tentunya kita beli Airbus ini kita meng-encourage lebih banyak parts bisa disiapkan oleh PT DI," pungkas Emirsyah.

Untuk diketahui saja, UE dengan Indonesia akan berusaha meningkatkan volume perdagangan dan investasi ke depannya. Untuk itu, keduanya sedang melakukan sosialisasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi yang Komprehensif (CEPA). Setelah sosialisasi baru negosiasi akan dilakukan.

Dalam pertemuan antar pelaku bisnis ini, kedua pihak pun berbicara mengenai bagaimana memberikan nilai tambah yang nyata bagi perekonomian Indonesia. Salah satunya adalah melakukan pengalihan teknologi utama seperti produksi suku cadang sayap asal Indonesia untuk Airbus A380 yang baru. (kompas)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved