HUT
Momen Introspeksi dan Evaluasi, Pomal Rayakan HUT ke‑66
Jajaran Lantamal VIII Manado melaksanakan upacara peringatan HUT ke‑66 Polisi Militer TNI AL.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO ‑ Jajaran Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VIII Manado melaksanakan upacara peringatan HUT ke‑66 Polisi Militer TNI AL di halaman Mako Lantamal VIII Manado, Senin (20/2/2012).
Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), Asisten Logistik Danlantamal, Kolonel laut (T) Atmuji mewakili Danlantamal, Laksma Sugianto SE MAP yang sedang dinas luar daerah. Sedangkan komandan upacara ialah Mayor Laut (PM) Sukarman. Turut ikut dalam upacara personel POM Kodam Wirabuana, Propam Polda Sulut dan POM TNI AU.
Dalam upacara yang diikuti seluruh pejabat Lantamal VIII Manado dan para undangan ini, Atmuji membacakan amanat Kepala Staf TNI AL (Kasal), Laksamana Soeparno. Dalam amanatnya, Soeparno mengatakan, peringatan HUT ke‑66 menjadi momen introspeksi diri dan evaluasi pelaksanaan tugas bagi Pomal. "Semoga ke depan mencapai kinerja lebih baik sebagai penegak hukum, disiplin prajurit‑PNS di TNI AL," katanya.
Kasal menuntut jajaran Pomal melaksanakan tugas sesuai UU, hukum, berdedikasi, punya kredibilitas dan profesional. Prajurit TNI AL, khususnya Pomal dituntut mengikuti perkembangan zaman yang ditandai pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan teknologi (iptek) era globalisasi.
Sebab, perkembangan teknologi informasi membuat masyarakat lebih jeli dan kritis terhadap segala situasi yang terjadi. "Sebagai aparat, Pomal dituntut memahami pentingnya Hak Asasi Manusia (HAM)," katanya.
Ini berarti, aparat tak akan bertindak ceroboh dengan melakukan hal‑hak tak terpuji di masyarakat. "Sebab sejauh ini imej TNI AL di masyarakat tetap positif. Pomal harus mampu menindak semua bentuk pelnggaran hukum n displin tanpa diskriminasi," ujar Soeparno.
Mayor Laut (PM) Ardi Kirom SH, Danpomal Lantamal VIII Manado mengatakan, pihaknya tetap berkomitmen menjalankan tugas sebagaimana semboyan Pomal, Wijna Wira Widhayaka, penegak aturan berwatak kesatria, arif dan bijaksana. "Kami profesional dan tidak diskriminasi dalam menjalankan fungsi wewenang tugas," tukasnya. (ndo)