Ekbis
ACC Targetkan Kredit Mobil Bekas 120 Unit per Bulan
Kepemilikan mobil di Sulut semakin besar. Kalau ada mobil baru berarti ada mobil bekas.
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Lembaga Keuangan Astra Credit Companies (ACC) PT Astra Internasional Manado menargetkan di tahun 2012, bidang pasar mobil bekas terjadi transaksi 120 unit per bulan.
Branch Manager ACC Manado, Bambang Widodo menuturkan, perkembangan pasar mobil bekas di Sulut belakangan mengalami tren positif, selalu naik tinggi sesuai kebutuhan dan kemajuan kehidupan perkotaan.
"Kepemilikan mobil di Sulut semakin besar. Kalau ada mobil baru berarti ada mobil bekas dan ini masih banyak pasar yang akan tergarap," ujarnya kepada Tribun Manado di sela-sela acara Gathering User Car ACC 2012 di Hotel Quality, Senin (20/2/2012).
Berdasarkan pemetaan yang terdata, jumlah show room mobil bekas yang tersebar di Sulut kurang lebih ada sekitar 100 tempat dan kemungkinan akan bertambah ACC akan terus menggandeng yang belum tergarap. "Jumlah yang terbilang besar ini akan jadi potensi, prospek pasar yang bagus," ujarnya.
Sebagai strategi awal, Ragil Naradiagung, Koordintaor ACC Indonesia Timur menjelaskan, ACC di yang tersebar di wilayah Nusantara terkhusus di Kota Manado akan menerapkan berbagai program yang menguntungkan bagi show room mobil bekas, satu di antaranya memberikan penghargaan tinggi bagi yang prestasi.
"Kita akan berikan reward. Banyak tawarkan hadiah menarik seperti dapat tiket hadiah jalan-jalan ke luar negeri, hadiah elektronik, emas dan lain sebagainya," ungkapnya.
Karena itulah, tambah Bambang kembali, untuk mempengaruhi pasar mobil bekas show room, makanya sebagai keistimewaan bagi para konsumen kredit mobil bekas ACC diberikan kemudahan.
"Proses kredit cepat tidak berbelit-belit, asal dapat berikan data lengkap sesuai persyaratan maka konsumen esoknya bisa rasakan kredit mobil," tuturnya.
Ia pun menambahkan, suku bunga yang diterapkan sangat kompetitif dengan nilai 6 persen serta pengurusan BPKB yang mudah dengan prasyarat pelunasan selesai. "Ditempat lain belum tentu bisa, sudah lunas BPKB masih tertahan," ungkap Bambang. (bdi)