Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bantuan Sosial

Heri Senang Rumahnya Direnovasi Dinsos

Ini membantu saya untuk memperoleh rumah impian.

Penulis: | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Heri Kotabuaga (38) warga Kelurahan Paniki 1 mengatakan senang mendapatkan bantuan untuk renovasi rumah oleh pemerintah pusat melalui Dinas Sosial (Dinsos) Manado. Sebab dengan demikian tempat tinggalnya yang sebelum terbuat dari bambu dan triplek, saat ini telah dibangun dengan menggunakan batu bata.

"Ini membantu saya untuk memperoleh rumah impian," ujarnya kepada Tribun manado saat ditemui saat mengurus administrasi untuk Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni, Kamis (16/2/2012).

Heri menambahkan dirinya yang berpofesi sebagai petani, tidak mampu membangun rumah permanen, karena memang tidak memiliki uang untuk membangunnya. "Dari mana saya memperoleh uang untuk membangun rumah, sedangkan untuk hidup sehari-hari saja susah," katanya.

Ketika ada tawaran dari kelurahan untuk melakukan renovasi karena ada bantuan dari pemerintah pusat, dia langsung setuju, dan merasa bersyukur. "Uang bantuan sebesar Rp 10 juta saya gunakan untuk membeli bahan bangunan, sedangkan untuk pembangunannya saya kerjakan sendiri, dibantu dengan tetangga," ungkapnya.

Hal yang sama juga dikatakan Yani Moniaga (39) warga Paniki Bawah yang juga mendapatkan bantuan tersebut, mengatakan semoga saja di tahun mendatang adalagi bantuan renovasi rumah, sebab hal itu sangat membantu warga kurang mampu sepertinya. "Semoga saja warga lainnya mendapat bantuan seperti saya, sebab masih banyak warga yang kurang mampu sepertinya," katanya.

Kepala Bidang Bantuan Sosial Dinsos Manado Olga Krisen mengungkapkan program RS-RTLH berasal dari Kementerian Sosial, Manado mendapatkan jatah sebanyak 100 rumah, dan Kepala Keluarga (KK) mendapatkan Rp 10 juta. "Pemberian bantuan tersebut kami lakukan secara bertahap, tahap pertama Rp 5 juta dan tahap kedua Rp 5 juta," katanya.

Perincian bantuan yang dilakukan antara lain Rp 9 juta untuk bahan bangunan dan Rp 1 juta untuk membayar tukang yang mengerjakan. Bantuan tersebut tersebar di 26 kelurahan dan 9 kecamatan yang ada di Manado.

Bantuan tersebut diberikan kepada KK yang tidak mampu yang penyalurannya per kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 5 sampai dengan 10 KK. Agar bantuan tersebut berjalan dengan baik, ia mengayakan selelalu melakukan monitoring terhadap pelaksanaannya ke rumah-rumah yang mendapatkan bantuan tersebut.

Bantuan pemerintah pusat ini merupakan program 2011, namun pencairan tahun 2012. "Setelah cair ke masing-masing KK, waktu pembangunan di diberikan selama 100 hari kerja," katanya.

Ini merupakan sebuah program yang diharapkan menjadi rangsangan bagi warga lainnya untuk memberikan bantuan. (erv)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved