Ekonomi

Ekonomi Sulut Tumbuh 7,39 Persen

Perkembangan ekonomi Sulawesi Utara di triwulan IV tahun 2011 mengalami pertumbuhan sebesar 7,39 persen


Laporan Wartawan Tribun Manado Deffriatno Neke

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO-Perkembangan ekonomi Sulawesi Utara di triwulan IV tahun 2011 mengalami pertumbuhan sebesar 7,39 persen. Pencapaian ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi di tahun 2010 yang hanya tercatat sebesar 7,16 persen.

"Secara year on year pertumbuhan ekonomi Sulut di triwulan IV 2010 tumbuh 8,30 persen, sedangkan dibandingkan triwulan sebelumnya mengalami kenaikan sebesar 12,32 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistika (BPS) Sulut, Dantes Simbolon saat menggelar konferensi pers di kantornya, Senin (6/2).

Ia menambahkan, semua sektor mengalami pertumbuhan positif kecuali sektor pertanian yang mengalami kontraksi atau turun sebesar 2,28 persen. Pertumbuhan tertinggi justru terjadi pada sektor perdagangan, hotel dan restoran (PHR), sektor bangunann dan sektor jasa-jasa.

"Kalau pertanian tidak turun, pertumbuhan ekonomi Sulut bisa mencapai sekitar 8 persen. Tapi ini turun sehingga merosot kebawah. Yang naik justru PHR sebesar 21,03 persen, lalu bangunan sebesar 11,61 persen dan jasa-jasa sebesar 8,10 persen," ujarnya. 

Dantes menambahkan, nilai pendapatan domestik regional bruto (PDRB) Sulut atas dasar harga konstan di tahun 2011 secara riil sebesar Rp 19,73 triliun. Angka ini lebih tinggi dibandingkab tahun sebelumnya yang hanya tercatat sebesar Rp 18,38 triliun.

"PDRB atas dasar harga berlaku tahun 2011 sebesar Rp 41,50 triliun, sebagian besar digunakan untuk konsumsi rumah tangga sebesar Rp 18,33 triliun," ucap Dantes.

Kemudian pengeluaran yang lain yakni konsumsi pemerintah sebesar Rp 11,70 triliun, pembentukan modal tetap bruto sebesar Rp 11,30 triliun, ekspor barang dan jasa sebesar Rp 16,13 triliun serta impor 17,81 triliun. Dantes juga menjelaskan, PDRB perkapita Sulut atas dasar harga berlaku di tahun 2011 mencapai US$ 2.007,8 atau Rp 18,07 juta.

"Dari tren ini kita juga bisa membicarakan, kapan PDRB Sulut bisa mencapai diatas rata-rata nasional. Kenapa nasional tidak bisa terkejar, karena nasional banyak industri yang terbesar yang tidak ada di Sulut," ungkap Dantes.

Editor: Andrew_Pattymahu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved