Breaking News:

Impor

Sulut Impor Beras Thailand 8.500 Ton

Provinsi Sulawesi Utara menerima pasokan beras impor dari Thailand sebanyak 8.500 ton

Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO ‑ Provinsi Sulawesi Utara menerima pasokan beras impor dari Thailand sebanyak 8.500 ton, yang saat ini sudah masuk di gudang Bulog Madidir Bitung.

"Beras tersebut diimpor dari Thailand, jenis kelas medium yang diperuntukkan untuk kebutuhan beras masyarakat miskin, cadangan beras pemerintah serta kebutuhan strategis lainnya," kata Kepala Bidang Pelayanan Publik Perum Bulog Divre Sulawesi Utara (Sulut) Noldy Tumigolung di Manado, Kamis.

Noldy mengatakan, pasokan beras sebanyak 8.500 ton tersebut dilakukan Bulog karena serapan beras lokal tidak mampu penuhi kebutuhan baik raskin maupun lainnya.

"Bulog akan terus perkuat pasokan beras Sulut dengan rencana impor beberapa pekan ke depan," kata Noldy.

Direncanakan 6.000 ton akan masuk lagi beberapa pekan ke depan, jumlah tersebut akan semakin memperkuat stok beras daerah ini sehingga mampu penuhi kebutuhan kelompok yang sudah diprogramkan sebelumnya.

Selain penuhi kebutuhan beras untuk kelompok anggaran, kata Noldy, beras yang tersimpan di gudang Bulog tersebut bisa digunakan untuk membantu daerah lain (Movenas).

"Kalau memang ada daerah lain yang mengalami kekurangan stok dan sudah pada angka yang mencemaskan, maka biasanya antar gudang Bulog akan saling membantu distribusi stok," kata Noldy.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Disperindag Sulut Ria Dunggio, mengatakan kebutuhan beras masyarakat Sulut dalam sebulan berkisar 20 hingga 22 ribu ton.

"Beras tersebut selain dipenuhi pedagang, juga dari beras yang disuplai Bulog," kata Ria. (antara)

Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved