Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bantuan Sosial

Obama Kirim USNS Navy ke Perairan Sulut

Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan di bagian Pasifik Barat.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor:
Obama Kirim USNS Navy ke Perairan Sulut - 20120124istimewa_kunjungan_atase_laut_AS_ke_lantamal_VIII_manado.jpg_(5)_.JPG
ISTIMEWA
Kunjungan Atase Laut AS ke LantamalVIII Manado.
Obama Kirim USNS Navy ke Perairan Sulut - 20120124istimewa_kunjungan_atase_laut_AS_ke_lantamal_VIII_manado.jpg_(4)_.JPG
ISTIMEWA
Obama Kirim USNS Navy ke Perairan Sulut - 20120124istimewa_kunjungan_atase_laut_AS_ke_lantamal_VIII_manado.jpg_(7)_.JPG
ISTIMEWA
Obama Kirim USNS Navy ke Perairan Sulut - 20120124istimewa_kunjungan_atase_laut_AS_ke_lantamal_VIII_manado.jpg_(6)_.JPG
ISTIMEWA
Laporan Wartawan Tribun Manado Fernando Lumowa

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pemerintah Amerika Serikat (AS) akan mengirimkan USNS Mercy ke perairan Sulawesi Utara bulan Mei nanti. Atase Laut AS di Jakarta, Captain (Navy) Adrian Jansen mengatakan, kapal dengan fasilitas setara rumah sakit modern ini akan datang ke Indonesia pada 31 Mei mendatang dalam rangka menunaikan program Pacific Partnership, sebuah proyek kerja sama sosial AS dengan negara-negara Pasifik.

"Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan di bagian Pasifik Barat. Nantinya kami akan mengadakan bakti sosial dan bakti masyarakat di pulau-pulau terluar Sulut. Di antaranya, Tahuna Sangihe dan Talaud," ujar Jansen saat mengunjungi Lantamal VIII Manado, Selasa (24/01/12).

USNS Mercy akan membawa ratusan dokter, tenaga medis, teknisi, marinir pendukung, dan perwakilan Non-government Organisation (NGO) yang terlibat dalam Pacific Partnership. "Para medik ini datang dari Amerika, Australia, Filipina, Selandia Baru, Malaysia dan beberapa negara lainnya. Termasuk personel dari lembaga non-profit lainnya," kata Jansen.

USS Mercy akan melayani pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis selama dua pekan. Direncanakan Pacific Partnership akan berlangsung 31 Mei hingga 14 Juni. "USS Mercy sebagai kapal rumah sakit punya fasilitas lengkap termasuk laboratorium pendukung. Direncanakan, selain pemeriksaan kesehatan, akan dilakukan bakti sosial berupa perbaikan fasilitas publik," katanya.

Wakil Danlantamal VIII Manado, Kol (Mar) I Ketut Suaria menyambut baik rencana ini. Ia mengapresiasi atas kepedulian pemerintah AS terhadap warga Sulut kepulauan. "Kami siap membantu program ini karena menyangkut kebutuhan masyarakat di sana," kata Suaria.

Terkait kunjungan Jansen, Suaria mengatakan, perwira Navy AS ini memantau Ruang Satuan Radar Lantamal VIII Manado serta membicarakan kordinasi keamanan laut Indonesia. Stasiun ini terpasang perangkat sistem pengamanan terpadu (Integrated Maritime Security System-IMSS) dan Pusat Kontrol Regional (Regional Control Center- RCC).

Bicara kerjasama pengamanan laut dengan Indonesia, Jansen menjamin AS selalu terbuka kerjasama pertahanan dengan Indonesia. Termasuk dalam hal pemberian donasi peralatan pendukung sistem keamanan.  Ia berencana menggelar workshop bersama Navy AS dengan Bakorkamla mengenai

"Kami akan selalu membantu. Asalkan pemerintah Indonesia berani menyuarakannya. Bantuan seperti ini sengaja kami berikan khusus untuk wilayah Indonesia yang rawan aksi terorisme, pembajakan, ilegal fishing, dan bentuk pelanggaran internasional lainnya," ucap Jansen.

Ia menilai, Alat Utama Sistem Pertahanan (Alutsista) TNI AL relatif baik. Namun ia menyentil keberadaan armada TNI AL yang sudah tua. "Armada dan sistem peralatan pendukung pertahanan laut Indonesia masih lebih baik dari beberapa negara di dunia, termasuk Belanda. Tapi belum setara Inggris. Kapal dan peralatan yang sudah tua sebaiknya diganti. Indonesia perlu memperbanyak kapal patroli, kapal selam, fregat dan didukung sistem dan teknologi modern sehingga bisa meng-cover semua wilayah laut," ujar Jansen.

Kol Suaria menyatakan, sebagian dari perangkat di Stasiun Radar  merupakan donasi pemerintah AS. "Mereka datang melihat apakah berfungsi baik sesuai harapan. Kita bersyukur peralatannya berfungsi dan sangat membantu tugas pengamanan laut kita," ujar Suaria. Setelah dari Manado, Jansen yang didampingi Daniel Rochman dan Benny Janito, Staf Politik Kedubes AS di Jakarta mengunjungi Lanal Tahuna.(ndo)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved