Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bulog

Bulog Sulut Gelar Operasi Pasar

Guna mengantisipasi kenaikan harga beras, Badan Urusan Logistik (Bulog) Divre Sulut dan Gorontalo berencana akan melakukan operasi pasar.

Editor: Andrew_Pattymahu

Laporan Wartawan Tribun Manado Deffriatno Neke

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO-Guna mengantisipasi kenaikan harga beras, Badan Urusan Logistik (Bulog) Divre Sulut dan Gorontalo berencana akan melakukan operasi pasar. Harga beras yang dijual lebih murah bila dibandingkan dengan harga beras ditingkat pedagang di pasar tradisional yang ada di Manado.

"Bulog melakukan operasi pasar menjual beras dengan harga Rp 6250 per kilonya. Beras bulog saya jamin berasnya bagus semua. Semua jenisnya sama baik untuk TNI, depsos, atau napi semua berasnya sama," kata Kepala Bulog Divre Sulut dan Gorontalo, Muhammad Hasim di kantornya, belum lama ini.

Harga beras termurah di Manado saat ini berkisar Rp 8300 - Rp 8400 per kilogram. Menurut Hasim berdasarkan hasil analisa Bulog harga beras termurah yang dijual di pasar sudah termasuk harga yang tergolong tinggi.

"Operasi pasar ini supaya harga bisa tertahan, sehingga tidak terus mengalami kenaikan dan pedagang juga tidak berani menaikan harga beras," ujarnya.

rencana lokasi dilakukan operasi pasar ini berada pada pasar tradisional dalam kota Manado seperi pasar tuminting, karombasan, dan bersehati.Selain itu, Bulog juga telah menyiapkan operasi pasar mobile yang bisa bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain.

"Nanti yang mobile ini akan selalu bergerak, dimana tempat masyarakat yang membutuhkannya. operasi pasar murah ini tidak ada pembatasan berapa yang disiapkan. Namun kami bisa perkirakan setiap harinya bisa mencapai 20-30 ton yang akan dikeluarkan," tutur Hasim.

Selain itu juga, Bulog juga telah menyiapkan beras komersial dari Thailand yang bisa langsung dibeli oleh masyarakat dan juga pedagang. Beras komersial tersebut masih btersimpan di gudang sebanyak 10 ribu ton.

"Harga beras tersebut sebesar Rp 7100 per kilo. Kalau mau membeli beras ini silahkan saja datang ke kantor kami atau ke gudang," ucapnya.

Menurutnya, saat ini tersedia stok sekitar 18 ribu, lalu telah masuk lagi beras dari Thailand sebesar 8600 ton dan rencana akan masuk lagi sekitar 6000 ton beras dari negeri gajah pula. Selain itu, Bulog juga telah mengirimkan beras sebanyak 2700 ton ke Kota Kendari dan 3000 ton ke Sulawesi Tengah.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved