Imlek
Atraksi Dua Barongsai di Aston
Dua ekor Singa berkelahi, berguling-guling, melompat dan berdiri tegap di pelataran Hotel Aston Manado, Minggu (22/1/2012),
Dua ekor Singa berkelahi, berguling-guling, melompat dan berdiri tegap di pelataran Hotel Aston Manado, Minggu (22/1/2012), kontan aksi ini membuat perhatian para tamu hotel saat dimalam tahun baru Cina yang menyuguhkan kesenian tarian Barongsai.
"Wuih Barongsainya keren, gesit, ini ayo makan angpounya," tutur Denny, bocah umuran 10 tahun yang mencoba berikan angpo saat ada pertunjukan Barongsai di Hotel Aston.
Malam imlek, itulah kebudayaan masyarakat Tionghoa sebuah momen pergantian tahun 2562 ke tahun 2563. Di tiap tahunnya, ujar Olive Gaghansa, Public Relation Aston Manado, seolah telah jadi budaya yang hidup di Indonesia.
Karena itulah, Hotel Aston Manado berikan suguhan suasana khas imlek, pengunjung yang datang dapat merasakan gegap gempita malam tahun baru Cina.
"Kami ikut memeriahkan. Acaranya tidak dikhususkan bagi orang Tionghoa saja, acaranya umum untuk semua kalangan," ungkapnya.
Di acara ini, Hotel Aston Manado menyuguhkan gelaran tarian kesenian Barongsai merah dan kuning yang atraktif. Pantauan Tribun Manado, kedua Barongsai tampil tanpa kenal lelah, bergerak menghibur pengunjung Aston.
"Tariannya bagus, jadi terhibur, mungkin cuma bisa dilihat setahun sekali, makanya kalau lihat pertunjukannya keren banget," kata Yunita Karim, tamu hotel asal Jawa Tengah ini.
Pengamatan Tribun Manado,
Tak lupa
pengamatan Tribun Manado, terdapat pula gelaran seni bela diri Whusu,
aksi jungkir balik, lompatan dan permainan pedang serta tombak Whusu
menjadi hiburan menarik.
"Dihadirkan spesial hanya di malam tahun baru Cina, hanya sehari usai ini sudah tidak ada lagi, tunggu tahun berikutnya," kata Olive kembali menjelaskan.
Selain menikmati kebudayaan Cina, pengunjung pun disajikan ragam kuliner Cina sebanyak 11 macam. Nuansa meja makan malamnya pun adalah tema oriental, satu diantaranya ada sumpit, taplak bambu coklat serta saat makan pun ditemani alunan tembang musik khas negeri Bambu.
"Makanan tipe-tipe cina tapi resep dan bumbu lebih banyak rasa Minahasa," katanya. (budisusilo)