Flu Burung
Kasus Kematian Ayam Mendadak Juga Terjadi di Kiawa
Selain terjadi di Kanonang, kasus kematian ayam mendadak juga terjadi di Kiawa raya, Kecamatan Kawangkoan Utara.
TRIBUNMANADO.CO.ID,
TONDANO - Selain terjadi di Kanonang, kasus kematian ayam mendadak juga
terjadi di Kiawa raya, Kecamatan Kawangkoan Utara.
Camat Kawangkoan Utara, Fabian Mendur menjelaskan, kejadian ayam mati mendadak di wilayahnya bukan karena virus flu burung (H5N1). Menurutnya, kematian ayam tersebut memang telah terjadi selama beberapa pekan terakhir.
Kejadian seperti itu tidak terjadi secara menyeluruh di beberapa desa di Kiawa, namun hanya terjadi di beberapa lokasi. Menurutnya, total ayam yang telah mati mendadak hanya sekitar 75 ekor.
"Dari hasil pemeriksaan, ayam-ayam mati bukan karena virus flu burung, namun karena penyakit musiman, seperti penyakit tetelo. Virus flu burung tidak ada di Kiawa," ujarnya.
Kendati demikian, Mendur mengatakan, pihaknya tetap meminta warga untuk tetap waspada pada penyebaran penyakit pada unggas. Dirinya menjelaskan, jika ada ayang yang mati mendadak, maka pemiliknya harus segera melaporkan kejadian tersebut pada hukumtua, camat, atau dinas terkait.
"Kami tetap mengajak semua warga untuk tetap waspada, jangan sampai virus flu burung telah berada di Kawangkoan Utara. Kami juga telah memberikan penyuluhan pada warga," ujarnya.
Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan (Distanakbun) Minahasa, Refly Mambu mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian mendadan puluhan ayam di Kiawa. Dirinya menjelaskan, saat petugas hendak memeriksa ayam yang mati, tiba-tiba beberapa warga malahan menyembunyikan ayam tersebut.
"Kami belum bisa memastikan penyebab kematian ayam-ayam di Kiawa, karena warga disana seperti menolak petugas kami memeriksa ayam yang mati. Awalnya ayam yang mati mendadak telah diambil, namun saat petugas kembali dari memantau beberapa lokasi peternakan ayam di Kiawa, ayam yang telah diambil ternyata telah hilang," ujarnya.
Dirinya menjelaskan, Distanakbun Minahasa akan terus memantau wilayah Kiawa untuk memastikan virus flu burung tidak menyebar sampai kedaerah tersebut. (luc)