Tarkam
Warga Doloduo dan Ikhwan Akhirnya Berdamai
Itu merupakan hasil pertemuan damai yang berlangsung di Gedung Gereja GMIBM Tumaratas.
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLMONG - Warga dari Desa Ikhwan dan Doloduo Satu yang terlibat pertikaian selama tiga malam pada pekan lalu akhirnya mengakui kesalahan masing- masing. Mereka sepakat untuk menghindari bentrokan lagi.
"Itu merupakan hasil pertemuan damai yang berlangsung di Gedung Gereja GMIBM Tumaratas, Desa Ikhwan, Minggu (8/1/2012) kemarin," ujar anggota DPRD Bolmong Suwardi Baderan, Senin (9/1/2012).
Pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam tersebut dihadiri oleh tokoh-tokoh masyarakat, pemuda dan sangadi dari dua belah pihak. Bahkan, Wakil Bupati Bolmong Yanni R Tuuk dan tiga legislator asal daerah tersebut, yakni Suwardi Baderan, Welty Komaling, Febriyanti Walalangi juga turut hadir.
"Semuanya mendorong agar tercipta rasa persaudaraan. Namun memang diperlukan formula yang baik bagaimana mengatasi akar permasalahan sebenarnya dari pertikaian tersebut," ucap Suwardi.
Menurut dia, perlu ada usaha agar para pemuda dan remaja yang terlibat dalam pertikaian bisa memanfaatkan waktunya lebih baik dan produktif. Perseteruan timbul akibat pengaruh minuman beralkohol yang mereka tengguk di saat waktu senggang. Saat para pemuda dan remaja tersebut nongkrong.
"Mereka pasti punya potensi, bisa olahraga, kesenian atau lainnya. Dan, yang lebih penting adalah mengusahakan mereka dalam usaha yang produktif. Ini memang yang harus kita pikirkan dan lakukan," tambah dia.
Ketegangan antara kelompok warga ini sudah mulai terlihat saat malam pergantian tahun baru. Kemudian pecah pada Selasa (3/1/2012) malam. Kemudian terulang kembali pada Kamis (5/1/2012) dini hari dan Jumat (6/1/2012).
Dua orang menjadi korban karena lemparan batu pada kejadian Kamis dini hari. Satu di antaranya anggota kepolisian. Selain itu beberapa rumah mengalami kerusakan ringan karena terkena lemparan batu. Sedangkan pada Jumat dini hari, tidak ada korban akibat saling lempar batu tersebut.
"Dua malam berturut-turut, Kapolres (AKBP Enggar Brotoseno) berada di tempat kejadian untuk meredam aksi tawuran lebih besar," kata dia. (suk)