Aktivitas Gunung Lokon
Jumat Malam WargaTomohon Utara Resah
Sebagian warga di Kota Tomohon dibuat panik, Jumat (6/1/2012)
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Sebagian warga di Kota Tomohon dibuat panik, Jumat (6/1/2012) sekitar pukul 20.55 Wita setelah Gunung Lokon tiba-tiba meletus. Letusan terjadi didahului dengan adanya peningaktan supply energy yang ditandai dengan adanya gempa tremor dan vulkanik yang terjadisejak pukul 12.00 Wita.
Gempa vulkanik yang terekam pada sesmograf sejak pukul 12.00 hingga 18.00 Wita mencapai 31 kali untuk gempa dangkal, sedangkan gempa dalam sebanyak 6 kali dan terus berlanjut hingga letusan dengan ketinggian abu vulkanik 1.500 Meter. Amplitudo tremor mencapai 5 hingga 25 milimeter.
Letusan diikuti dengan lontaran material pijar sekitar 200 meter dari Kawah Tompaluan Gunung Lokon, dan diikuti bunyi dentuman kuat sejauh 5 Km hingga menjangkau Pos Pemantau. Akibat letusan kaca dan atap rumah sempat bergetar, sehingga menambah kepanikan warga.
“Kami sempat panik saat tiba-tiba mendengar bunyi dentuman keras dari letusan Gunung Lokon dan adanya getaran kaca rumah. Kami sempat berpikir akan mengungsi, tapi tidak jadi karena situasi sudah kembali tenang,” ujar Bobby Sambeka, warga Kakaskasen I Lingkungan IV kepada Tribun Manado, kemarin malam.
Akibat letusan tersebut sejumlah wilayah di Kecamatan Tomohon Utara seperti Kayawu, Wailan, Kinilow dan Kakaskasen I dihujani abu vulkanik tipis. “Ada abu vulkanik yang turun, tapi tipis,” tambah Bobby.
Di wilayah Tomohon Utara lainnya, seperti Tinoor belum terkena dampak langsung akibat letusan Gunung Lokon. “Disini masyarakat tenang-tenang saja, tak mendengan dentuman letusan maupun dampak abu vulkanik akibat letusan,” jelas Oscar Lolowang, warga setempat.
Farid Bina, Kepala Pos Pemantau Gunung Lokon mengatakan kendati terjadi letusan, status tetap masih siaga (level III), belum ditingkatkan. “Kami berharap masyarakat tetap waspada, dan tidak beraktivitas dalam radius bahaya 2,5 Km yang sudah ditetapkan,” terangnya.
Ia menjelaskan abu vulkanik menjangkau sebagian wilayah di Tomohon Utara akibat pengaruh arah angin saat terjadi letusan. Dimana abu terbawa angin yang bertiup ke arah Selatan dan Timur Laut. Supply energy pasca terjadi letusan terus berlanjut dengan terus terekamnya gempa tremor.
Arnold Poli, Sekretaris Kota Tomohon meminta seluruh warga tetap berhati-hati kendati letusan hari ini tak sebesar yang terjadi sebelumnya pada Jumat (27/12) lalu. “Jangan terprovokasi dengan informasi yang tidak jelas sumbernya. Harus mendengar instruksi dari pihak yang berwenang seperti Pemerintah Kota, dan Pos Pemantau Gunung Api,” kata mantan Komandan Komando Tanggap Darurat Gunung Lokon itu.
Polisi dan TNI Siaga
Kapten Kavaleri Ahmad Nurdin, Danramil Kota Tomohon menegaskan personilnya tetap siaga untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk yang bisa muncul akibat letusan Gunung Lokon. “Personil tetap siaga, tak hanya saat terjadi letusan, tapi setiap waktu. Jika diperlukan bantuan untuk evakuasi, maka akan langsung bergerak. Jadi masyarakat tak usah khawatir dan panik,” tukasnya.
Hal senada diungkapkan Kapolres Tomohon AKBP Marlien Tawas. "Personil kami juga sudah disiagakan, jika diperlukan untuk evakuasi warga akan langsung dilakukan. Sudah sempat dilakukan pengecekan ke wilayah Patar Kinilow, situasi masih aman dan terkendali. Warga belum bersedia untuk dievakuasi," katanya. (war)