Senin, 13 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Natal 2011

Yanni Tuuk: Jangan Sajikan Minuman Beralkohol Saat Natal

Wakil Bupati Bolaang Mongondow Yanni R Tuuk mengimbau kepada umat nasrani tidak menyediakan minuman beralkohol saat merayakan Natal.

Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu

Laporan Wartaran Wartawan Tribun Manado Edi Sukasah

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU – Wakil Bupati Bolaang Mongondow Yanni R Tuuk mengimbau kepada umat nasrani tidak menyediakan minuman
beralkohol saat merayakan Natal. Dia mengatakan minuman beralkohol
tersebut bias menjadi pemicu persoalan kriminalitas.

“Saya harapkan dalam merayakan Natal ini dengan hati yang bersih dan
iman sehingga dapat berlangsung dengan khidmat,” ujar Yanni seusai
memimpin upacara gelar pasukan Operasi Lilin di Polres Bolmong, Kamis
(22/12/2011).

Dia juga mengharapkan, umat Nasrani bisa menghindari pola hidup boros
dan juga tetap memelihara keamanan serta ketertiban. Kerukunan umat
beragama seperti yang saat ini terjalin dapat dijaga.

“Kerukunan di daerah kita dan Sulawesi Utara pada umumnya bisa menjadi
teladan dan contoh yang baik bagi daerah lain. Jadikan hal tersebut
menjadi rasa cemburu positif bagi daerah lain,” tambah dia.

Terkait ketersediaan barang-barang kebutuhan pokok, Yanni mengatakan,
hal tersebut belum menjadi kendala di daerah Bolmong. Hanya satu
komoditas yang menurutnya memang agak riskan, yakni minyak tanah.

Dia mengakui, kelangkaan minyak tanah sempat terjadi di Bolmong.
“Namun permasalahan tersebut memang secara nasional terjadi karena
adanya pengurangan jatah bahan bakar minyak bersubsidi. Makanya
masyarakat bisa beralih ke LPG,” tambah dia.

Gunakan Bak Terbuka

Sementara itu di Kabupaten Bolaang Monondow Timur (Boltim), Bupati
Sehan Landjar berjanji akan berjanji akan turun langsung ke masyarakat
untuk menjaga keamana dan ketertiban. Daerah Modayag menjadi satu di
antara fokus pengamanan perayaan Natal dan pergantian Tahun Baru.
Daerah tersebut rentan konflik horizontal antar masyarakat hingga
perlu antisipasi.

“Saya akan memakai kendaraan terbuka untuk meminta kepada masyarakat
menjaga ketertiban dan keamanan," kata Sehan, belum lama ini.

Selain itu, Sehan pun mengagendakan pertemuan pertemuan di daerah
Modayag untuk membahas keamanan di daerah yang rawan konflik tersebut
antara tanggal 27-28 Desember. Pertemuan tersebut akan langsung
dipimpin oleh dia.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved