Penerbangan
Penerbangan Manado-Ternate Masih Dipending
Ditutupnya arus penerbangan dari dan tujuan bandara Sultan Babullah Ternate, Maluku Utara
TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Ditutupnya arus penerbangan dari dan tujuan bandara Sultan Babullah Ternate, Maluku Utara, karena abu vulkanik letusan Gunung Gamalama, berdampak pada penerbangan Bandara Sam Ratulangi Manado
Tercatat 219 penumpang dari pesawat Wings Air, Sriwijaya dan Garuda dari Bandara Sam Ratulangi batal berangkat ke Ternate, Senin (5/12/2011) kemarin.
Demikian dikatakan Drs Maslin Panggabean MM, General Manager PT AP I Bandara Sam Ratulangi Manado, Selasa (6/12/2011) di ruang kerjanya
Diakuinya hingga saat ini, bandara Sultan Babullah Ternate masih di tutup demi keamanan penerbangan. "Info dari sana (bandara Sultan Babullah Ternate) diperkirakan masih ditutup sampai besok (7/12/2011) pagi, diharapkan siangnya sudah normal kembali," jelas pria berkacamata ini
Dijelaskannya, dari 219 penumpang yang gagal berangkat pada Senin lalu, terdiri dari 67 penumpang maskapai penerbangan Garuda dengan 35 penumpang dari Manado ke Ternate dan 32 penumpang transit dari Jakarta (CGK), dan difasilitasi penginapan di hotel.
Untuk penumpang Sriwijaya, tercatat 130 penumpang teridiri dari 93 penumpang dari Manado ke Ternate dan 37 penumpang transit dan difasilitasi penginapan di hotel. Sementara penumpang Wings Air sebanyak 22 penumpang dan dikembalikan uang tiket oleh Wings Air
"Penumpang transit mendapat penginapan termasuk makan minum karena mereka (penumpang transit) tidak miliki tempat tinggal di sini (Manado)," ungkapnya
Penerbangan Manado-Ternate sendiri dilayani 4 maskapai penerbangan, yaitu Sriwijaya, Garuda dan Wings Air dengan jadwal tiap hari (daily), sementara Express Air secara tidak terjadwal (unschedule). (obi)