Cuaca
Cuaca Buruk, Nelayan Minsel enggan Melaut
Puluhan nelayan di Kawangkoan Bawah sudah beberapa hari ini tidak melaut akibat cuaca buruk di Minahasa Selatan.
Penulis: Alpen_Martinus | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Puluhan nelayan di Kawangkoan Bawah sudah beberapa hari ini tidak melaut akibat cuaca buruk di Minahasa Selatan.
"Ombak besar, jadi kami takut untuk melaut, karena resikonya sangat besar, jika memaksakan diri untuk melaut," ujar Fanny Mona, nelayan asal Kawangkoan Bawah, Senin (5/12/2011).
Ia dan beberapa rekannya, biasa melaut menggunakan kapal berkapasitas besar."Kami gunakan pukat untuk menangkap ikan," ujarnya.
Tidak melaut selama empat hari atau bahkan bisa lebih, membuat dirinya merugi hingga puluhan juta rupiah."Sekali melaut kami dapat Rp 20 juta per kapal," katanya.
Ia menambahkan, baru akan melaut kembali, jika kondisi cuaca sudah mulai membaik."Kami tidak mau ambil resiko, jangan cari untung tapi tidak sayang
nyawa," kata dia.
Namun kata dia, meski cuaca buruk, masih ada teman-teman nelayan lain yang memaksakan diri untuk tetap melaut.
Beberapa hari terakhir, cuaca di Minahasa Selatan memang terlihat buruk, ditandai dengan hujan dan angin kencang, kondisi cuaca seperti itu nampaknya akan berlanjut, pasalnya langit belum terlihat cerah, masih mendung. (amg)