Wakil Rakyat
Ishak Minta Tim Anggaran Perbaiki Pengelolaan TPP
Ishak Sugeha meminta tim anggaran Pemko Kotamobagu mengkaji dan memperbaiki pengelolaan tambahan penghasilan pegawai (TPP)
Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu
Laporan Wartawan Tribun Manado Edi Sukasah
TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Anggota Badan Anggaran DPRD Kotamobagu Ishak Sugeha meminta tim anggaran Pemko Kotamobagu mengkaji dan memperbaiki pengelolaan tambahan penghasilan pegawai (TPP) bagi pegawai negeri sipil (PNS).
Menurut Ishak, beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) mengelukan alokasi anggaran dan besaran TPP tersebut. "Perhitunganya tidak sesuai dengan hak yang harus diterima PNS tersebut," kata dia, Minggu (27/11/2011).
Dikatakan,
informasi yang berkembang, pembagian TPP baik di eselon dua, tiga,
empat dan staf banyak yang tumpang tindih. Misalnya, ada beberapa
pejabat eselon tiga menerima TPP lebih rendah dari eselon
empat.
"Padahal sesuai struktur
kepangkatan bahwa eselon atau kepangkatan menjadikan dasar standarisasi
penentuan besaran TPP selain dari penilaian volume kerja. Jika kepala
seksi lebih besar TPPnya dari pada sekretaris dan kepala bdang di setiap
dinas/badan, tentu jadi pertanyaan," jelas Ishak.
Kata
dia, jika laporan beberapa SKPD tersebut benar, maka ini merupakan
diskriminasi terhadap hak-hak PNS di Kotamobagu. Sebab itu, sesegera
mungkin hal tersebut harus dihentikan. "Saya minta wali kota untuk
menertibkan hal ini karena akan mempengaruhi roda pemerintahan,"
katanya.
Prinsipnya, kata dia bagaimana
penerapan aturan tersebut sesuai dengan besaran angka yang sebenarnya.
Dan, APBD 2012 ini bisa di jadikan momentum perubahan TPP para PNS
sesuai dengan aturan yang sesungguhnya.
"Tetapi PNS juga harus mampu bekerja secara profesional, sehingga volume kerja dengan TPP dan tunjangan-tunjangan lainnya berimbang," tandas dia.