Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

IHSG

IHSG Ditutup 0,57 Persen

Tak kunjung usai krisis hutang Eropa selalu membayang-bayangi nasabah.

Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Deffriatno Neke


TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO
- Tak kunjung usai krisis hutang Eropa selalu membayang-bayangi nasabah. Hal ini menyebabkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup melemah.

"Pergerakan indeks hari ini berada di jalur merah. Indeks ditutup sebesar 0,57 persen atau 21.83 poin di level 3.792,253," kata Sales Equity PT Sinarmas Sekuritas Cabang Manado, Yesica Vina Ogotan, pada Tribun Manado, Kamis (17/11/2011).

Ia menambahkan, investor memutuskan untuk keluar sejenak dari lantai bursa sambil menunggu perkembangan krisis Eropa yang kembali mencuat setelah adanya peringatan dari Fitch yang menyatakan bahwa perbankan AS juga bisa terseret imbas krisis di Uni Eropa tersebut.Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka terkoreksi 22,758 poin ke level 3.791,332.

"Adanya ancaman krisis Euro mendominasi persepsi pelaku pasar sehingga membuat pergerakan indeks berfluktuatif.Tekanan jual masih terus terjadi memasuki perdagangan sesi sore. Saham-saham bank terus dilepas seiring sentimen negatif yang datang dari krisis Eropa," ujarnya.

Volume dan nilai transaksi di lantai bursa meningkat signifikan karena ada pembelian 1,06 miliar lembar saham emiten baru PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) sebesar Rp 2,651 triliun. Transaksi tutup sendiri (crossing) dilakukan Sinarmas Sekuritas di pasar negosiasi. Pada perdagangan hari ini, asing mencatatkan net sell sebanyak 249.3 Milyar.

"Delapan sektor mencatatkan penurunan. Tiga sektor dengan penurunan tertinggi antara lain seperti sektor industri lain-lain sebesar 2,21 persen, sektor keuangan sebesar 0,87 persen, dan sektor manufaktur sebesar 0,77persen," ucap Yesi.

Sementara itu, sektor consumer goods dan sektor agriculture berhasil naik dengan kenaikan masing-masing sebesar 0,07 persen dan 0,87 persen.Saham – saham yang masuk dalam jajaran top gainers diantaranya HMSP, SCCO, AMFG dan ADMF. Sedangkan saham – saham yang masuk dalam kategori top losers antara lain ASII, DSSA, GGRM dan ITM. (def)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved