Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

IHSG

Awal November, IHSG Merosot

Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) diawal bulan November 2011 mengalami tren penurunan.

Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Deffriatno Neke


TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO -
Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) diawal bulan November 2011 mengalami tren penurunan. Pada penutupan perdagangan indeks merosot sebesar 105.835 poin atau turun 2,792 persen di level 3,685.012.

"Penurunan IHSG yang cukup dalam ini disebabkan karena adanya tekanan kembali dari krisis eropa.
Awal perdagangan tadi pagi, IHSG dibuka turun ke level 3,771.032 atau turun 19.815 poin tertekan negatifnya Wall Street tadi malam," kata Senior Relation Manager PT Sinarmas Sekuritas Manado, Pipit N Sumarno, pada Tribun Manado, Selasa (1/11).  

Selain itu, menurut Pipit, terdapat kabar akan terdapat satu perusahaan keuangan AS yang siap bangkrut membuat pelaku pasar menjadi khawatir kembali.Pengumuman BPS yang mengalami deflasi pada Oktober 2011 belum mampu menyelamatkan indeks dari zona merah menyebabkan pergerakan IHSG pada sesi I telah mengalami penurunan sebesar 18,426 poin ke level 3.772,421.

"Bursa Yunani jatuh 6,8 persen setelah pengumuman perdana menterinya mengenai adanya referendum terhadap kesepakatan bailout terbaru. Hal ini menekan bursa-bursa di Eropa yang akhirnya berimbas juga ke bursa-bursa regional," jelasnya.

Saham - saham yang masuk dalam jajaran top losers adalah PT Nusantara Inti Corporindo (UNIT), PT Multibreeder Adirama (MBAI), dan PT Borneo Lumbung Energi (BORN). Sementara itu, emiten yang menghuni posisi top gainers sore ini antara lain PT Garda Tujuh Buana (GTBO), PT Arthavest (ARTA), dan PT Indosiar Karya Media (IDKM).

"Seluruh sektor mencatatkan penurunan. Sektor yang mengalami penurunan terbesar adalah sektor industri dasar sebesar 4,55 persen. Kemudian diikuti oleh sektor pertambangan dan industri lain-lain dengan penurunan masing-masing 3,81persen dan 3,57 persen," ucap Pipit.

Pipit menambahkan nilai transaksi yang diraih dalam perdagangan hari ini mencapai sebesar Rp 4,1 triliun dengan volume perdagangan mencapai 4,888 miliar lembar saham. Sementara itu, terdapat 219 saham turun, 30 saham naik dan 43 saham stagnan. (def)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved