Jemaah Haji
81 Jemaah Wafat Di Tanah Suci
Jumlah jemaah calon haji Indonesia yang wafat hingga Minggu pukul 14.35 waktu Arab Saudi atau 18.35 WIB, mencapai 81 orang.
Data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama di Mekkah, Minggu, menunjukkan, jemaah wafat terbanyak berasal dari embarkasi SUB (Surabaya) sebanyak 15 orang, disusul embarkasi SOC (Solo) 13 orang, embarkasi MES (Medan), JKG (DKI Jakarta), serta JKS (Jawa Barat) masing-masing 10 orang, serta embarkasi UPG (Makassar) delapan orang.
Sementara jemaah calon haji Indonesia yang saat ini sudah berada di Arab Saudi mencapai 193.552 orang atau 95,72 persen.
Jemaah yang sudah berada di Arab Saudi, terbanyak berasal dari embarkasi SUB sebanyak 37.446 orang, embarkasi JKS sebanyak 36.235 orang, embarkasi SOC sebesar 32.915 orang, serta embarkasi JKS 22.499 orang.
Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Mekkah, Arsyad Hidayat, mengatakan, batas akhir (closing date) kedatangan jemaah calon haji sesuai keputusan Pemerintah Arab Saudi adalah tanggal 31 Oktober pukul 24.00 waktu Arab Saudi atau 04.00 WIB tanggal 1 November.
"Setelah tanggal dan jam itu, tidak ada lagi pesawat dan jemaah yang mendarat dan tiba di bandar udara di Jeddah dan Madinah. Jadi, seluruh kedatangan harus sebelum jam 24.00 waktu setempat," kata Arsyad. Dia mengatakan, jemaah calon haji Indonesia baik yang reguler maupun haji khusus asal Indonesia, diharapkan sudah berada di Arab Saudi sebelum jam itu agar tidak ada masalah. Seluruh jemaah Indonesia yang tiba di Arab Saudi pada hari-hari terakhir ini, menjelang puncak haji atau wukuf di Arafah, kata Arsyad, bergerak menuju Mekah sebagai persiapan pelaksanaan ke Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina).