Komunitas
Komunitas Motor ini Pantang Ugal-ugalan di Jalan Raya
Kecintaan terhadap kendaraan roda empat membuat Alm Jeffry Paseru bersama dengan rekan- rekannya mendirikan club Streetwize
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kecintaan terhadap kendaraan roda empat membuat Alm Jeffry Paseru bersama dengan rekan- rekannya mendirikan Club Streetwize (SW) motorsport pada tahun 1998 dengan anggota pertama 10 mobil saja.
"Kami mendirikan Club Streetwize sebagai wadah untuk menampung dan menyalurkan segala bentuk aspirasi kaula muda yang ada di Sulut," kata ketua SW Andree Lingoari melalui penasehat Maykel Limbat kepada tim edisi Minggu Tribun Manado. Dalam tubuh SW sendiri benar- benar melakukan semua kegiatan yang berbau positif dan sama sekali tidak memperkenankan kegiatan yang tidak baik.
"Kami selalu melakukan kegiatan yang positif ditengah-tengah masyarakat," katanya. SW sendiri menilai untuk mobil yang sering ugal-ugalan dijalan sehingga menganggu kenyamanan dan menyebabkan kriminalitas lebih karena perhatian dari pemerintah dan pihak terkait untuk menyiapkan fasilitas pendukung seperti sirkuit yang memadai untuk balapan.
"Kurangnya sarana dan prasarana yang memadai untuk menjadi tempat penyaluran minat dan bakat," ujarnya. Ditambahkan terkait dengan lekatnya minuman keras dengan comunitas pencinta roda empat ini karena akses dan kemudahan untuk memperoleh barang-barang tersebut di toko, maupun warung dengan harga yang murah dan tanpa adany batasan usia. "Di dalam organisasi ini sangat dilarang dan dibenarkan anggotanya mengkonsumsi miras," tegasnya.
Adapun sejumlah kegiatan yang telah dan akan dilakukan oleh Streetwize yang bermarkas di Malalayang I lingkungan I sudah tidak terhitung jumlahnya antara lain automoto drag race, automoto contest, bakti sosial dan pasar murah. "Prinsipnya SW dalam berkendara di jalan anggota harus santun dan taat akan peraturan lalu lintas yang berlaku," tandasnya.(crz)